Lembut, indah nan jelita,
Awan itu berarak urut menuju selatan.
Entah mengapa mereka ke sana.
Sementara di seberang jalan
Gumpalan awan mendung muncul
Mereka tak jahat walau nampak menakutkan
Ketika mereka berpapasan
Apakah yang kan terjadi?
Berdebar aku memikirkannya
Terus ku tatap langit
“Bluarr!!” itulah suara yang tercipta
Saat mereka bertemu.
Oh, ternyata itu cuma imajinasi
Tak terjadi apa-apa.
Sungguh…
Tidak ada selisih dalam alam
Meskipun mereka berbeda
Karena eksistensi mereka sama
Pada kamilah, selisih itu timbul
Bergolaknya neraca berujung kebencian
Sedikit saja timbangan tak rata
Muncullah jiwa hitam nan menyesakkan
Ehm, jadi begitukah?
Tak sama bukan berarti berbeda
Mungkin aku mesti lebih belajar
Tentang kamu, dia dan mereka
Agar hidup ini tak terpecah