Kemarin saya melihat beberapa info tentang gerhana bulan total yang terjadi pada tanggal 10 Desember 2011.
Dr. Moedji Raharto: “Info singkat GBT (Gerhana Bulan Total): GBT Sabtu 10 Desember 2011 dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Diawali dengan dengan Gerhana Bulan Penumbra jam 18:34 WIB, Gerhana Umbra jam 19:46 WIB, Gerhana Total jam 21:32 WIB berakhir jam 21:57 WIB, Gerhana Umbra berakhir jam 23:18 WIB, Gerhana Penumbra berakhir jam 24:30 WIB. Gerhana bulan tidak berbahaya ditatap dengan mata, bulan purnama mudah dicari di langit, cari daerah lapang arah timur…”
*taken from Observatorium Bosscha
Dan untuk yang berada di sekitar kampus IT Telkom :
Berkaitan dengan fenomena gerhana bulan pada hari Sabtu, 14 Muharram 1433 H bertepatan dengan tanggal 10 Desember 2011, Masjid Syamsul ‘Ulum IT Telkom akan menyelenggarakan shalat gerhana pada pukul 19.45 WIB malam ini.
Kemudian, akan dilanjutkan dengan khutbah. Shalat gerhana bulan ini akan dipimpin oleh Ustdz. Nanang Heryana. Khutbah juga akan disampaikan oleh beliau.
*taken from Students IT Telkom
Tentang Shalat Gerhana
Gerhana itu ada dua macam, yaitu gerhana matahari dan gerhana bulan. Gerhana matahari (kusuf) terjadi bilamana cahaya matahari terhalang piringan bulan., gerhana matahari total dapat berlangsung selama kurang lebih 7,5 menit bergantung dari jarak bulan – bumi dan bulan – matahari. Pada waktu gerhana matahari berlangsung, penghuni bumi di daerah gerhana dapat menyaksikan korona (cahaya semu disekitar matahari).
Gerhana bulan (khusuf), terjadi bilamana titik pusat geometri bulan, bumi, dan matahari terletak pada satu garis, dan posisi bumi berada di tengah. Akibatnya bulan tidak bercahaya sama sekali (eklips), dalam kedudukan ini bulan tak dapat menerima cahaya matahari untuk beberapa saat. Apabila seluruh permukaan bulan masuk kedalam kerucut bayangan bumi, disebut gerhana sempurna. Jika hanya sebagian disebut gerhana sebagian. Lamanya seluruh gerhana bisa mencapai 6 jam. Kan tetapi, yang betul-betul dalam bayangan inti hanya 1 jam 40 menit. Selama dalam bayangan kabur, bulan kelihatan samar-samar. Jika dalam bayangan inti, bulan itu menjadi lebih gelap.
Gerhana bulan jarang sekali terjadi, sebab sering kali bulan lewat disebelah selatan bayangan bumi. Kadang-kadang hanya sebagian bulan yang masuk kedalam bayangan bumi. Oleh karena itu, gerhana bulan pun hanya sebagian saja.
Sikap seorang muslim apabila terjadi peristiwa gerhana, hendaklah :
- Meyakini bahwa peristiwa gerhana (matahari atau bulan) merupakan salah satu kekuasaan dan kebesaran Allah.
- Dzikrullah; mengingat Allah.
- Istighfar; memohon ampunan kepada Allah dari segala dosa dan kehilafan.
- Berdoa; memohon kepada Allah supaya diberi keselamatan di dunia dan di akhirat.
- Bersedekah; memberi makanan, pakaian, atau benda-benda lain kepada fakir, miskin, dan anak yatim.
- Bertakbir; mengagungkan asma-Nya dengan kalimat Allahu Akbar.
- Mengerjakan shalat kusuf atau shalat khusuf.
Pertama Kali
Ya, malam ini pertama kalinya saya mengikuti shalat khusuf di Masjid Syamsul Ulum selama saya kuliah di IT Telkom, parah banget ya, ga papa lah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, kan gerhana juga jarang terjadi, hehe.
Untuk shalat khusuf sendiri tata caranya sedikit berbeda dengan shalat sunat lain. Perbedaan utama berdasarkan pengalaman saya tadi pada saat ruku’ nya. Jadi pada rakaat pertama dan kedua dilakukan ruku’ yang agak lama dua kali dan di antara dua ruku’ tadi imam membaca surat Al-Fatihah lagi dan surat lain yang agak panjang, tetapi lebih pendek dari yang sebelumnya.
Semoga Bermanfaat




