Menggunakan Assembla, Free Hosting Subversion

Pernahkah mendengar apa yang namanya subversion?

Jika seseorang yang pernah bekerja dalam suatu team project pasti ga asing. Biasanya subversion ini diinstall dalam jaringan lokal satu kantor. Penjelasan lebih lengkapnya ada di sini. Subversion yang banyak digunakan adalah TortoiseSVN.  Yang harus diinstall adalah subversion server dan subversion client. Server untuk menyimpan hasil fix, sedangkan client untuk masing-masing komputer pengguna.

Lah, bagaimana jika pekerjaan timnya ga satu kantor, bahkan ada di belahan dunia lain?

Ada satu free hosting subversion rekomendasi dari saya, namanya Assembla. Ini hasil hasil pencarian semalam penuh dan percobaan beberapa layanan subversion sama partner saya. Kelebihan utama dari Assembla ini yaitu kita bisa membuat free private project, yang jarang ditemukan di layanan subversion lain. Private project bisa diatur sehingga kode program kita tidak bisa dilihat orang lain.

Apa saja yang bisa disubversionkan? Banyak. Bisa berbagai macam tipe file ko’.

Selain subversion Assembla juga menawarkan layanan lain seperti task management, git hosting, reporting, dll.

Satu masalah yang saya temukan saat instalasi adalah tidak munculnya icon tanda subversion, padahal sudah ada file .svn nya di dalam folder. Ternyata versi TortoiseSVN client saya dengan servernya berbeda, jadi pastikan versinya sama diantara kedua belah pihak :).

Mungkin itu dulu sedikit reviewnya, selamat mencoba! :D

About these ads

8 thoughts on “Menggunakan Assembla, Free Hosting Subversion

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s