Meminta Sumbangan Untuk Pembangunan Masjid

Kemarin sore sepulang dari daerah Setiabudi, saya melihat sebuah mobil dengan spanduk permohonan sumbangan untuk membantu membangun masjid. Mobil itu berjalan pelan, diikuti seseorang yang berjalan di samping mobil sambil memegang kotak amal.

Pasti kita sering lah ya melihat suasana tadi, tapi kebanyakan merasa cuek saja. Satu hal yang ada dalam benak saya adalah apakah hal seperti itu merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan? Tidak adakah cara lain lagi untuk membantu pembangunan masjid?

Menurut saya, cara seperti itu sangatlah tidak efektif, karena apa?

  1. Seberapa banyak si yang bisa didapatkan? Katakanlah keliling satu atau dua desa dalam sehari.
  2. Presentase masyarakat untuk memberikan sumbangan sangatlah kecil.
  3. Memerlukan bahan bakar mobil untuk berkeliling, mungkin hasil sumbangan seharian tadi juga cuma cukup buat nutup beli bahan bakar mobil ini, lha trus yang buat bangun masjidnya gimana?
  4.  Penyalurannya kurang jelas, nah ini salah satu yang bisa mempengaruhi keinginan masyarakat untuk memberikan sumbangan.
  5. Apakah di masjid yang bersangkutan tidak ada upaya mengumpulkan uang kas?

Menurut saya, sebaiknya tidak usahlah melakukan kegiatan mencari sumbangan yang bentuknya serepot ini. Tapi harus dikemas dengan baik. Bisa membuat proposalnya terlebih dahulu kemudian di ajukan ke perusahaan-perusahaan tertentu yang kemungkinan bersedia untuk memberikan sumbangan atau pemerintah daerah atau swadaya masyarakatnya lebih diusahakan lagi.

Selain itu, saya juga sering menjumpai orang meminta sumbangan buat masjid di kereta, dengan membagikan amplop kepada orang satu gerbong. Hal yang mirip, tapi cuma beda tempatnya.

Agak prihatin aja si, melihat kejadian-kejadian seperti ini. Bagaimana seharusnya ya? Bagaimana menurut anda?

About these ads

3 thoughts on “Meminta Sumbangan Untuk Pembangunan Masjid

  1. zakatcentersby says:

    bagi kami sendiri yang berada dalam sebuah lembaga zakat masih tidak mudah. sindiran menjadi tukang minta-minta masih sering juga terlontar. Tapi kami yakin dengan bukti nyata, berupa program yang benar-benar bermanfaat bagi mustahik (yang berhak menerima zakat) pasti pikiran orang akan berubah, Insya Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s