Kuliah Kewirausahaan Episode 4 : Mental Pencipta

Syarat Utama dalam Berwirausaha

Sebelumnya oleh Pak Posma kami ditanya satu per satu tentang hal ini, masing-masing dari kami harus menyebutkan satu jawaban. Jawabannya? Macem-macem. Mulai dari yang menjawab Ide sampai Modal, dll. Ternyata diantara berbanyak dari kami yang menjawab, tak ada satupun yang menjawab dengan benar. Jawabannya adalah kemauan/motivasi.

Ya, satu hal itulah syarat utama wajib yang harus dimiliki oleh seseorang agar dapat menjadi seorang wirausahawan. Karena tanpa adanya kemauan, maka seseorang sudah dipastikan akan gagal dalam bidang wirausaha.

Ide, Peluang, Inovasi dan Kreativitas

Dalam topik ini, masalah utama yang menjadi perhatian adalah masalah utama yang ada pada bangsa kita, Indonesia. Hal itu adalah mental bangsa yang bukan tipe mental pencipta, tetapi tipe mental peminta. Sedangkan untuk melahirkan bangsa yang kaya, haruslah ditumbuhkan menta lpencipta. Bagaimana maksudnya?

Di Indonesia ini sebenarnya sudah dikaruniakan oleh Sang Pencipta sumber daya alam yang lebih kaya daripada negara lain, tetapi apa kenyataannya? Jarang sekali kita temukan produk dari Indonesia ini, justru terjadi kegiatan impor di berbagai bidang. Indonesia hanya bisa menghasilkan barang mentah atau setengah jadi. Barang jadinya? Biarkan negara lain yang menciptakan, kemudian Indonesia akan membelinya. Ironis ya?

Indonesia adalah negara yang kaya karena pemberian, tidak seperti negara lain yang kaya karena kerja keras perjuangan warga negaranya. Mungkin kasarnya bisa dikatakan seperti itu.

Kalau begini maka yang tidak beres sebenarnya bagian mananya? Sumber Daya Manusia pastinya. Kabar terakhir yang saya dengar dari teman yang menempuh kuliah S2 di Finlandia, kualitas pendidikan di Indonesia ini menempati urutan yang paling buncit, alias TERENDAH. Saya langsung kaget melihat hal ini, katanya anggaran pendidikan di negara ini sudah dialokasikan 20% dari APBN, tetapi kenyataannya apa? Belum ada perubahan yang begitu berarti.

Satu contoh hal yang kecil saja yaitu tentang melindungi ciptaan. Indonesia juga masih belum bisa untuk melakukan hal seperti ini, akibatnya apa? Reog, batik, tarian, dan hal-hal tentang budaya lainnya akan dipatenkan atas nama Malaysia, negara tetangga. Setelah terjadi hal-hal seperti itu, barulah Indonesia ini sadar akan pentingnya sesuatu hal yang namanya paten.

Salah satu hal yang bisa saya lakukan sebagai salah satu WNI adalah berdoa agar bangsa ini bisa berubah untuk menjadi bangsa yang maju dan besar, sehingga ketika kita bepergian ke luar negeri tidaklah cibiran yang akan kita terima, melainkan ramah tamah seperti halnya ketika wisatawan asing datang ke Indonesia

About these ads

One thought on “Kuliah Kewirausahaan Episode 4 : Mental Pencipta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s