Tugas Akhir yang Bermuara di Perpustakaan

Tugas Akhir.

Dua kata yang biasanya selalu menjadi momok (terutama) bagi mahasiswa teknik. Ya, karena dua kata inilah yang sangat menentukan status kelulusan seorang mahasiswa.

Bagi kami di Teknik Informatika, salah satu bagian yang paling menjadi beban biasanya adalah ketika harus membuat aplikasi atau produk sesuai dengan Tugas Akhir kita, dan sebagian besar adalah coding, walaupun ada juga beberapa yang tidak. Setelah itu baru membuat laporan beserta dengan analisisnya.

Read more at arifsetiawan.com.

High Quality Deadliner

Semester ini adalah semester kedua saya kuliah S2 di ITB. Nah, ada satu mata kuliah namanya Pengembangan Aplikasi Media Interaktif dimana di mata kuliah ini tidak ada yang namanya UTS sama UAS. Cuma ada satu project buat bikin produk, aplikasi secara individu alias ngoding dewe-dewe ga pandang bulu mau cewek atau cowok, haha.

Dan mata kuliah ini adalah mata kuliah yang pesertanya campuran antara S1 dan S2 (mungkin jadi mata kuliah pilihan buat S1 tapi wajib bagi S2).

Read more at arifsetiawan.com.

Sate Maulana Yusuf Bandung

Saya ini terhitung sudah lumayan lama tinggal di Bandung, sejak 2007 hingga sekarang. Dan mungkin bisa dikatakan hampir tiap hari untuk setahun terakhir ini selalu lewat Jalan Maulana Yusuf buat berangkat kuliah atau kerja. Tapi seumur-umur belum pernah mampir ke warung sate yang terkenal ini, yaitu Sate Maulana Yusuf. Sesuai dengan lokasinya di Jalan Maulana Yusuf No. 21 Bandung (Belakang Butik Dukomsel).

Read more at arifsetiawan.com.

Bakmi Jowo DU 67 Bandung

Kalau kamu adalah orang Jawa dan atau keturunan Jawa yang tinggal atau lagi main di Bandung dan kangen sama bakmi dengan citarasa Jawa yang khas, bisa banget mampir ke Bakmi Jowo DU 67. Salah satu penjual Bakmi Jowo khas Gunungkidul yang mantap rasanya, hehe.

Lokasinya di Jalan Dipati Ukur No. 67, tapi ga langsung di pinggir jalan, melainkan di ujung pertigaan dengan Jalan Multatuli, sebelah kiri jalan jika dari Dipati Ukur bawah. Agak nylempit dikitlah. Yang pertama kali ke sana pasti ga bisa langsung nemu, kayak saya ini. Padahal udah ga keitung berapa kali lewat Jalan Dipati Ukur.

Read more at arifsetiawan.com.

Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 2

Lanjutan dari kisah sebelumnya. Jadi setelah kami sampai di hotel, bagaimana caranya kami bisa numpang?

Di hotel itu untuk bisa naik lift dan masuk ke kamar harus pake kartu dengan kapasitas maksimal kamar 2 orang. Karena kami posisi bertiga maka kami masuk berdua dulu, satu nunggu di bawah. Setelah masuk kamar baru satu lagi jemput ke bawah buat berdua naik lift.

Dan ini diulangi juga ketika dua orang terakhir sampai hotel. Dan akhirnya satu kamar dipake buat berlima.

Langsung ngrampok air anget pula.

Astaghfirullah, penjahat banget ya? Maafkan kami, saat itu. hahaha.

Read more at arifsetiawan.com.

Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 1

Perjalanan ini termasuk salah satu perjalanan yang cukup banyak dramanya si. Mulai dari berangkat sampai baliknya, haha. Di awalnya udah ricuh di group WhatsApp soal jadi enggaknya, pas pesen tiket dan penentuan itinerary hingga klimaksnya ketinggalan paspor di Bandung padahal berangkat dari Jakarta. Untung ada yang berangkat dari Bandung, ckck.

Selain perjalanan ke luar negeri pertama (saya), perjalanan ini juga termasuk dadakan dan cuma berempat, lanang kabeh, jan niat! :)) (Whe, Kak Angsoph, Andit dan Saya).

Read more at arifsetiawan.com.

Sop Kaki Kambing Tebet

Minggu lalu saya menghabis paruh akhir minggu di Jakarta. Ga seperti biasanya, kali itu saya diajakin nginep di daerah Tebet, tempatnya mahasiswa yang lagi magang di Wavoo, haha.

Nah, karena rumah CEO Wavoo juga di Tebet maka saya dan CTO Wavoo bisa nebeng ke sana. Alhasil jadi pengen makan bareng dan direkomendasikanlah Sop Kaki Kambing yang konon katanya terkenal di daerah Tebet ini. Namanya Sop Kaki Kambing Estu Rame. Biasanya yang bikin warung dengan nama-nama kayak gini orang Jawa ujung-ujungnya, ya ga?

Read more at arifsetiawan.com.

Paralayang Gunung Banyak Malang

Setelah beres menikmati Cui Mie ada satu celetukan dari Nashir kalau ga salah.

Eh, paralayang aja yuk besok.

Sontak beberapa dari kami saat itu langsung memasang muka mikir + pengen, haha. Ya emang (kalau saya) seumur-umur belum pernah paralayang, dan ditawari kesempatan yang langka ini.

Setelah melalu pertimbangan yang cukup panjang, akhirnya diputuskanlah untuk main paralayang sebelum kita ke Museum Angkut.

Read more at arifsetiawan.com.

Hot Cui Mie Malang

Awal bulan Februari lalu saya akhirnya ke Malang lagi setelah sekian lama, terakhir tahun 2012 kalau ga salah. Salah satu yang paling diinget adalah makan tahu campur, itu gara-gara abis dari Coban Rondo sama Jatim Park 2 jadinya enak banget. Kalau dulu cuma berlima, kali ini kita berbanyakan karena bakal ke nikahan Reli & Ikhsan di Kediri. Ada si Adi, Riezan, Iki, Feby, Cirul dan tuan rumah Nashir.

Salah satu hal yang enak di Malang adalah ada rumahnya si Nashir buat transit, temen kuliah sejak 2007, kosan sejak tahun 2010 dan akhir-akhir ini temen buat mesen pake mtix, hahaha.

Read more at arifsetiawan.com.

Selamat Ulang Tahun Mbak Medina Kamil

Halo Mbak Medina Kamil, perkenalkan nama saya Arif Setiawan mbak. Saya emang bukan siapa-siapa mbak, cuma follower twitter sama instagramnya mbak sejak jaman kapan tahun, mungkin sejak pertama mbak muncul di Jejak Petualang. Mungkin yang kayak gini bisa dikatakan sebagai fans ya? haha.

Pertama kali saya lihat langsung Mbak Medina itu pas ada acara di kampus, itupun mbak di panggung dan saya cuma peserta yang duduk di kursi penonton sambil curi-curi foto dikit, haha.

Read more at arifsetiawan.com.