Menuju Masa Depan Itu Kadang² Mengerikan

Bismillah,

Pernahkah terpikir dalam diri kita apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang atau membayangkan tentang masa depan kita?

Kalau dari diri saya pribadi pasti pernah, bahkan bisa dikatakan sering, tidak cuma kadang², apalagi di saat masa² transisi, apapun itu!

Bagaimana masa depan kita? Baikkah? Burukkah? Mudahkah? Sulitkah?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang timbul…

Kadang-kadang ketika kita ingin untuk bercita-cita dan ketika akan mewujudkannya terbentur beberapa halangan, baik dari external maupun internal dari diri kita sendiri. Halangan dari diri kita sendiri ini sebenarnya bisa kita ubah jika kita bisa mengantisipasinya, mari kita amati kalimat dibawah ini.

Pertama:
Lupakan kejayaan masa lalu. Mungkin dulu pernah menjadi seorang direktur atau posisi yang tinggi didalam perusahaan atau mendapat penghargaan yang tinggi, dulu kehidupannya sangat mewah, naik turun dari mobil mewah, dimana-mana selalu mendapat sanjungan-sanjungan. Bila mengenang hal itu akan kejayaan dan kemewahan masa lalu, bisa membuat sedih hati.

Kedua:
Jangan iri atau cemburu melihat orang lain yang sukses tetapi tiru dan pelajari apa dan bagaimana caranya dia bisa mendapatkan kesuksesan tersebut.

Ketiga:
Nikmati hari ini, berkaryalah
. Hari ini berkarya tidak usah menunggu esok, selagi sekarang bisa dilakukan, lakukan sekarang juga. Mungkin kalau kita tidak, mood kita akan berbeda dengan sekarang.

Keempat:
Menyongsong hasil esok dengan optimisme. Setiap bangun tidur coba untuk selalu optimis, hari ini bisa lebih baik dari kemarin.

Selain itu juga ada beberapa cara :

PERBAIKAN JIWA/DIRI

Diantara rahasia kemuliaan yang Allah berikan kepada manusia adalah jiwa. Para malaikat tidaklah diperintah untuk sujud kepada Adam as. kecuali setelah dibentuk kejiwaannya. Kesadaran mendalam yang harus kita miliki bahwa yang dinamakan manusia itu tidak lain adalah nafsu atau jiwa, inilah arti sebenarnya. Adapun jasad, maka ia tidak lebih dari sekedar pembungkus belaka bagi jiwa ini.

Allah SWT telah menjadikan baiknya seseorang itu tergantung pada kebaikan dirinya atau jiwanya, dan kerusakannya juga tergantung pada kerusakan jiwanya. Allah SWT berfirman: “Demi jiwa serta penyempurnaannya. Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan/kejahatan dan ketaqwaannya. Sungguh, beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotorinnya.” (QS Asy Syam: 7-10)

Menuju masa depan yang lebih baik mestinya diawali dengan perbaikan jiwa kita. Kita harus berusaha agar dalam jiwa kita bersemayam nilai-nilai ruhiah yang telah dialirkan oleh Allah SWT atas jasad kita. Baik tidaknya akhlaq bukan yang tampak pada bentuk lahiriah manusia. Akan tetapi keutamaan yang bersemayam di dalam jiwa, yang membangkitkan perbuatan-perbuatan baik dan mulia.

cara kedua adalah MENJAUHI KEMAKSIATAN DAN KEJELEKAN

Hidup adalah rangkain perjalanan dan perjuangan yang memerlukan pengorbanan. Pengorbanan menuju masa depan yang lebih baik harus menghindari kemaksiatan dan kejelekan.

Salah satu kaidah ushul fiqh mengatakan: “Membuang kejelekan harus diutamakan atas melakukan kebaikan-kebaikan.” Ibarat pakaian tidak mungkin indah bila masih banyak kotoran. Demikian juga manusia tidak mungkin baik ketika masih melakukan maksiat dan kejelekan.

yang ke-3 adalah DETAIL DALAM MERENCANAKAN AMAL

Rumus utama kesuksesan setiap organisasi baik sosial maupun bisnis, terletak pada kehebatan manajemennya. Setiap pola manajemen senantiasa diawali dengan planning (perencanaan). Demikian halnya manusia yang ingin sukses masa depannya hendaklah melakukan perencanaan amal yang mendetail. Siapkan rencana kegiatan apa saja yang akan dilakukan setiap hari yang terbaik untuk diri, keluarga dan lingkungannya. Kejarlah target-target yang bermanfaat. Dan yang terpenting, janganlah lupa untuk selalu melakukan evaluasi.

yang ke-4 adalah BERSAHABAT DENGAN ORANG-ORANG YANG SHOLEH DAN PARA PEJUANG/PENEGAK DA’WAH

Ibarat benda yang perlu polesan dan pewarna, begitu juga manusia, ia perlu teladan dan bimbingan yang bisa mewarnai kehidupannya. Dengan bershahabat bersama-sama orang-orang sholeh kita bisa ikut terbawa sholeh. Begitu juga bila kita sering bersama pejuang, kita akan mempunyai semangat hidup untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik

yang ke-5 HADIR DI MAJELIS ILMU

Amal yang baik adalah amal yang dipandu oleh pengetahuan yang baik-baik. Tidak mungkin kita mendapatkan ilmu yang bisa memandu amal kita, kalau kita tidak pernah hadir pada majelis ilmu. Allah SWT lewat Rasul-Nya mewajibkan setiap muslim untuk menuntut ilmu. Karena ilmulah yang dapat menjadi cahaya penerang kehidupan manusia.

Namun, jika merupakan halangan external, yasudahlah kita harus serahkan kepada yang Maha Tahu…

Yang terpenting, jangan pernah lupa untuk bersyukur, baik itu atas anugerah maupun masalah. Ketahuilah bahwa Tuhan yg berikan semua itu.

Semoga hamba bisa menjadi insan yang lebih baik lagi di mata-Mu, Ya Rabb…

2 thoughts on “Menuju Masa Depan Itu Kadang² Mengerikan

  1. 😀 judulnya bikin kaget… -Menuju Masa Depan Itu Kadang² Mengerikan,

    …. namun, isinya menyejukkan…
    Semoga lebih sering menyenangkan kita menuju masa depan, yaa… Aamin ya Rabbal’alamiin,🙂

    Trim’s ya,
    -Salam-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s