Cuplikan Pidato Wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York

Artikel ini diambil dari content share facebook teman saya🙂

Berikut adalah cuplikan pidato pada upacara wisuda di Coxsackie-Athens High School di New York. Disampaikan oleh wisudawan yang lulus dengan nilai terbaik pada tahun 2010, Erica Goldson.

—————–

“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada.

Di sini saya berdiri, dan seharusnya bangga bahwa saya telah selesai mengikuti periode indoktrinasi ini. Saya akan pergi musim dingin ini dan menuju tahap berikut yang diharapkan kepada saya, setelah mendapatkan sebuah dokumen kertas yang mensertifikasikan bahwa saya telah sanggup bekerja.

Tetapi saya adalah seorang manusia, seorang pemikir, pencari pengalaman hidup – bukan pekerja. Pekerja adalah orang yang terjebak dalam pengulangan, seorang budak di dalam sistem yang mengurung dirinya. Sekarang, saya telah berhasil menunjukkan kalau saya adalah budak terpintar. Saya melakukan apa yang disuruh kepadaku secara ekstrim baik. Di saat orang lain duduk melamun di kelas dan kemudian menjadi seniman yang hebat, saya duduk di dalam kelas rajin membuat catatan dan menjadi pengikut ujian yang terhebat.

Saat anak-anak lain masuk ke kelas lupa mengerjakan PR mereka karena asyik membaca hobi-hobi mereka, saya sendiri tidak pernah lalai mengerjakan PR saya. Saat yang lain menciptakan musik dan lirik, saya justru mengambil ekstra SKS, walaupun saya tidak membutuhkan itu. Jadi, saya penasaran, apakah benar saya ingin menjadi lulusan terbaik? Tentu, saya pantas menerimanya, saya telah bekerja keras untuk mendapatkannya, tetapi apa yang akan saya terima nantinya? Saat saya meninggalkan institusi pendidikan, akankah saya menjadi sukses atau saya akan tersesat dalam kehidupan saya?

Saya tidak tahu apa yang saya inginkan dalam hidup ini. Saya tidak memiliki hobi, karena semua mata pelajaran hanyalah sebuah pekerjaan untuk belajar, dan saya lulus dengan nilai terbaik di setiap subjek hanya demi untuk lulus, bukan untuk belajar. Dan jujur saja, sekarang saya mulai ketakutan…….”

—————–

Walaupun kebanyakan orang tidak tahu seperti apa rasanya menjadi lulusan terbaik, tetapi saya rasa hampir setiap orang yang pernah sekolah sedikit banyak bisa memahami apa yang sedang dirasakan oleh “lulusan terbaik” ini.

Kalau Anda renungkan, sekarang setelah tidak lagi perlu membaca buku pelajaran sekolah, apa yang Anda rasakan tentang institusi yang dinamakan sekolah dan universitas? Apa yang sebenarnya telah Anda pelajari selama di sana? Karakter-karakter umum apa yang dimiliki oleh mayoritas penduduk, setelah belasan tahun di-training di dalam institusi itu?

Entah bagaimana menjawabnya. Yang pasti, salah satu persamaan umum di antara mereka mungkin adalah kemampuan dan insting untuk mengikuti instruksi…

Lakukan apa yang disuruh.
Percayai apa yang diajarkan.
Jangan menyimpang dari text book.

Tentu, segala sesuatu memiliki dua sisi. Membina sebuah generasi menjadi orang yang patuh mengikuti sistem ada baiknya (bagi orang-orang tertentu), dan ada juga sisi tidak baiknya (bagi orang-orang yang lain).

Sumber : http://yep.it/zmlirn

2 thoughts on “Cuplikan Pidato Wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York

  1. wah, postingan yg bgus om.. ane se yg penting mengerti pelajarn itu mskipun ane gak dpt ip bgus tapi yg penting ngerti. hanya saja ane malah fokus di hobi ane bukannya meningkatkan kemampuan yg lain tapi malah ningkatin kemampuan hobi ane. n alhasil jadi agak kesulitan deh skrg krn di hobi ane setengah2 n d kuliah jg setengah. tp untung aja kmrn d lulusin. hihi..hihi..

  2. karakterku kayaknya kebalikan dari Erica Goldson, soalnya menurutku hidup itu buat dinikmati, bukan sekedar mengikuti apalagi terikat oleh instruksi. live my life with ‘freechoice’, hhe:mrgreen:
    –setiap orang memang berbeda ^^V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s