Windows Phone Development Jump Start

Tanggal 10 Maret kemarin, kebetulan saya mendapat kesempatan untuk mengikuti seminar yang diadakan oleh INTERVAL (IT Telkom Developer Student Carnival) IT Telkom. Seminar ini judulnya “Windows Phone Development Jump Start“. Acaranya sendiri membahas mengenai pengantar untuk development Windows Phone. Selain itu juga ada bahasan mengenai lisensi dan copyright dan tak ketinggalan ada Showcase Application dari pemenang kompetisi #CodingLumia24Hours.

Berikut materi seminar tentang Windows Phone dan Application Showcase yang saya sunting dari blog Rifan M Fauzi.

Windows Phone Development Jump Start

Sesi ini merupakan sesi yang paling menarik menurut saya, karena paparan dari sang pembicara (Rofiqi Setiawan/salah satu MSP IT Telkom) telah membuka pikiran dan mindset baru tentang Windows Phone. Berikut saya beri sedikit resume dari sesi ini..

Ini ialah outline dari penjelasan ka Fiqi

  • Put people first
  • General Concept
    • Design
    • Hardware
  • Analyst Projection
  • Development
    • Developer tools
    • Development and deployment process
  • Windows Phone Application Platform
  • Windows Phone Marketplace
  • Why develop windows phone?
  • DreamSpark Premium
  • Nokia Lumia Apps Challenge

Mungkin banyak orang belum menyadari kalau WP7 ini memiliki beberapa keunggulan yang mungkin belum dimiliki oleh smartphone lainnya. Setidaknya ada 3 keunggulan yang paling menarik, yaitu:

  1. Modern communication built in, artinya semua jejaring social (Facebook, Twitter, Linkedln) terbungkus menjadi satu secara built in. Sehingga kita tidak perlu lagi membuka banyak aplikasi untuk mengakses semua jejaring social yang kita miliki. Selain itu  fitur seperti Facebook Chat, Messenger, check-ins, dan photo tagging juga sudah built in.
  2. A smarter way to app. Berbeda dengan iOS dan android, WP7 mengangkat konten sebagai tampilan iconnya, sehingga desain terlihat lebih sederhana dan kita dapat melihat recent update setiap aplikasi hanya dari iconnya saya.
  3. Internet beyond the browser. WP7 memiliki hardware acceleration untuk meningkatkan kecepatan dan kenyamatan dalam menjelajah dunia maya.

Design prinsiple yang diangkat dan dibawa oleh WP7 ialah metro style, dimana prinsiple ini menjadi sangat unik karena tampilan iconnya yang sangat sederhana dan mengangkat konten sebagai tampilannya. Artinya seorang developer tidak perlu mengemas icon secara berlebihan. Developer just focuss to code and problem solving Winking smile. Hal yang menarik pada metro prinsiple ialah pivot dan panorama, yaitu sebuah prinsiple yang disediakan untuk memudahkan developer untuk membangun aplikasi yang membutuhkan tampilan memanjang. untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar dibawah ini

image

image

Nah, sekarang bagaimana dengan Hardware Windows Phone? Windows Phone memiliki standar hardware yang artinya smartphone dibawah standar itu tidak akan dapat di pasang WP7. Dengan adanya standarisasi ini akan semakin memudahkan developer untuk membangun sebuah aplikasi.

image

Berikut ialah beberapa device Windows Phone yang sudah beredar di pasar.

image

image

image

dan masih banyak manufacture lainnya..

Nah, sudah banyak penjelasan mengenai WP7, sekarang mungkin timbul pertanyaan. Bagaimana cara develop aplikasinya? Ada dua cara yang dapat kita lakukan untuk membangun aplikasi pada Windows Phone yaitu dengan menggunakan silverlight dan XNA. Silverlight diperuntukan bagi developer yang ingin membangun aplikasi standar yang tidak memerlukan banyak animasi atau effect sedangkan XNA diperuntukkan bagi developer yang ingin membuat sebuah game yang menggunakan teknologi 3D, high perfomance game, dan lain-lain. Developer tools yang bisa kita gunakan ialah Expression Blend, Visual Studio, dan XNA Studio (tentunya SDKnya juga yaa Open-mouthed smile). Berikut ialah alur dari development proses dan deployment proses.

image

image

Hal yang menarik dari developing app windows phone ialah kita dapat menggunakan tools yang sangat AMAZING disertai dengan resource yang sangat lengkap yang bisa kita dapatkan di msdn library. Selain itu, dengan kita mempelajari windows phone, maka secara tidak langsung kita mempelajari development aplikasi berbasis desktop. Hmm.. gimana? mantep bgt kan yaa?

Ini ada beberapa komentar dari para mastah developer untuk menambah semangat dalam mendevelop WP Smile

“Truth be told, I had fun with the Windows Phone SDK. Whereas the Android tools and APIs frustrated me to no end, I had little trouble picking up Windows Phone and translating many of the paradigms and lessons I’ve learned on the Apple platform to Microsoft’s”, Justin Williams, iOS developer

“The more I make things with the WP7 SDK, the more I like it. I feel safe writing all the XAML from scratch”

“… I’d certainly prefer it to Android’s SDK”

Steven Troughton-Smith, iOS developer

“It’ll take me 2 to 4 times as long to build a similar app in iOS versus Windows Phone.”, Kelly White

“I am a Java Profesional by day, #wp7dev and #android game developer by night. I prefer WP7 over Android.”, Andrew Postma

Hmm.. sekarang mari membahas pasar. kalo android punya Android Market, iOS punya apple store, maka WP punya marketplace. Marketplace merupakan tempat bagi para developer untuk mempublish aplikasi mereka dan tempat untuk para consumer menikmati aplikasi yang mereka butuhkan. Mungkin hari ini marketplace windows phone hanya memuat 50K+ aplikasi, tetapi berdasarkan prediksi WP akan terus meningkat hingga menjadi smartphone terbesar kedua. Nah, disinilah potensi kita sebagai newbie developer untuk mencuri start. Saatnya kita berkreasi dari mulai sekarang, dan nanti ketika marketplace sudah besar, kita sudah menjadi developer yang handal B-) hehee

image

image

Gimana caranya submit aplikasi ke MarketPlace?

Untuk Indonesia sendiri memang belum bisa submit aplikasi ke marketplace, tetapi kita masih bisa menggunakan jasa third-party (salah satunya apps chalange) untuk melakukan submission ke marketpace atau kita juga dapat menggunakan cara yang agak aneh seperti yang saudara alfi lakukan (dengan cara mengganti lokasi tinggal dan semua informasi yang mengacu pada negada Indonesia menjadi negara lain, misalnya Jerman). Dan tentunya setelah submission tersebut aplikasi kita tidak akan langung muncul, tetapi akan di review dulu oleh tim marketplace, dan setelah itu kita akan mendapat feedback dari mereka untuk menyempurnakan aplikasi tersebut.

App ShowCase

Pada sesi ShowCase ini terdapat 2 buah aplikasi yang di tunjukkan.

1. Citizen Hero

Citizen Hero merupakan game strategi hasil rancangan dari Alfi Hanif (Pemenang #coding24hours Nokia Lumia Developer Day). Game ini menjelaskan tentang bagaimana kita mempertahankan negara kita dari Thief, Robber, dan Corruptor dengan memanfaatkan bangunan pertahanan (Security Post, Anti Corrupt, Police, dan Court). Game ini merupakan salah satu dari 8 pemenang Nokia Lumia Developer Day – #coding24hours. Nah, gimana penasaran gak? Kalau penasaran buruan download game ini marketplace Open-mouthed smile

citizen0citizen1citizen2

 2. Rolling in the Maze

Rolling in the Maze merupakan game hasil rancangan Kennardy Dewanto. Game ini ialah salah satu game yang berhasil “accepted” pada Nokia Lumia Apps Chalange. Game ini memanfaatkan accelerometer untuk gameplay. Misinya ialah membawa bola ke finish box dengan cara menggerakkan phone. Untuk lebih jelasnya silakan download game ini di marketplace.

maze

Sedikit Tantangan

Oh iya, ada sedikit tambahan lagi. Buat yang langsung tertarik dengan Windows Phone, bisa langsung ikuta challenge ini dan kamu bisa menangkan Nokia LUMIA 710. dan yang lebih menariknya lagi, Nokia Lumia ini UNLIMITED for developer yang berhasil submit ke marketplace Open-mouthed smile

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s