Sedikit Kisah Nyata Pengorbanan Orang Tua

Artikel ini saya ambil dari salah satu group Facebook dan ini benar-benar kisah nyata dari salah satu orang tua mahasiswa dari kampus saya, semoga dapat menjadi peringatan dan pembelajaran bagi kita semua, mahasiswa.

Kemarin ada Ayah mahasiswa yang datang dari daerah ke CDC..
Ayah mahasiswa tersebut datang karena kuliah anaknya berantakan, nyaris semua nilainya E karena anak tersebut tidak pernah datang kuliah.

Kedatangan Ayah mahasiswa itu benar2 membuat saya sedih.. Beliau bercerita bahwa agar anaknya dapat kuliah, beliau harus menjual truknya, hartanya yang paling berharga karena dipakai untuk mencari nafkah. Beliau tidak ingin anaknya bernasib sama seperti dirinya, yang tidak mengenyam bangku perkuliahan hingga akhirnya pilihan hidupnya menjadi terbatas. Beliau ingin anaknya kuliah agar memiliki kebanggaan dan hidup lebih baik darinya..

Beliau bekerja keras untuk memenuhi semua kebutuhan anaknya. Laptop, tempat kost, dll…semua dipilihkan yang terbaik karena baginya kebahagiaan anak adalah yang utama walaupun terkadang di daerah beliau terpaksa harus menghemat bahkan untuk makan, akan tetapi selama ini hal tersebut tidak pernah diutarakan kepada sang anak. Anaknya hanya tahu beres, saat ingin laptop, maka laptop tersedia. Saat ingin ipad, ipad tersedia. Baginya yang penting anaknya bahagia. Beliau berkata “apapun akan saya berikan kepada anak saya, darah dan nyawa sayapun kalau dia minta akan saya berikan, saya tidak ingin uang, harta, apapun..biarlah apabila anak saya nantinya sukses itu untuk dia saja. Saat ini, saya hanya ingin melihatnya berhasil karena saya ingin dia lebih baik daripada saya”.. Aduh jujur saat itu terharu sekali sekaligus sedih saat mendengarnya, sampai susah sekali menahan emosi saat itu. Sedemikian besarnya pengorbanan orang tua demi anaknya.

Hmm.. bagi teman-teman yang sedang kuliah saat ini, kuliah dengan benar adalah salah satu hal yang dapat membuat orang tua kalian bahagia. Selagi masih bisa, selagi mereka masih ada mendampingi kalian, bahagiakanlah mereka..
Bagi teman-teman yang saat ini merasa kuliah masih belum serius, tolong coba hargai pengorbanan yang telah dilakukan oleh orang tua kalian.
Bertanyalah kepada diri kalian… Sudahkah kalian membahagiakan orang tua kalian?

17 thoughts on “Sedikit Kisah Nyata Pengorbanan Orang Tua

  1. Yoyoi,,,, yg males2an kuliah WAJIB baca ini..
    males itu wajar, tpi kalo males2an terus2an dan jadi kebiasaan, itu yg gk wajar,,,

    keep posting gan!!!

  2. šŸ˜„
    anaknya jahat banget sih. yakali gak mikir sedikitpun. minta ipad?? omo. ckckckck…. tunaikan kewajiban, baru minta hak! ==’

    malah marah2 di sini. hehe…maap ya bongo, kebawa emosi. hahahhaa….šŸ˜€
    semoga saya bisa cepet2 ngelunasin “utang” dan “bunga-nya” ke orang tua. amiiiiiinnn…šŸ™‚

  3. wah ada yah beneran, kirain di cerita motivasi doang.
    ya Allah tu anak tega bener dah, dosanya ga ketulungan, semoga cepet sadar tu anak.
    seberapa pun berat kalo ikhlas ngejalaninnya untuk orang tua, selalu aja ada jalanšŸ™‚ *jadi inget dulu, haha

  4. BaHagILh K’Dua OraN6 Tua Kita .

    KhuSus Y aNk KuLiaHaN . KTa SeHaRUZ y BerSyuKur
    BZa KUliaH n SdaN6Kan OraN6 d’LuaR sAna IngIn KuliaH sPeRti kTa, MuN6kIn KuRang Y eKoNomI
    n TdaK aDa dUkuN6aN daRi oRaN6 Tua mERka

    TeRImaKsIh BeRkaT SAya MeMbaCa ArTIkeL ini
    Saya Man6kiN syaN6 kEpDa oRan6 tua SaYa

    I LoVe yOu IbU n aYaH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s