Mengunjungi Museum Geologi Bandung

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 8 September 2012 adalah kali pertama bagi saya berkunjung ke Museum Geologi Bandung. Padahal sudah kurang lebih 5 tahun di sini, tapi baru kali ini berkesempatan untuk masuk ke museum ini, biasanya cuma lewat di depannya. Museum ini terletak di Jalan Diponegoro, lokasinya antara Gedung Sate dan Pusdai, tepatnya di seberang Taman Lansia Bandung.

Bisa masuk kesana juga gara-gara diajakin si Whe. Haha, sepertinya di blog ini saya udah kebanyakan nyebut nama ini ni, gimana dong? Apa selanjutnya saya sebut dengan Walesa?

Iya, gara-gara dia, saya, Andit dan Bagas jadilah bisa berkunjung ke museum ini, karena kebetulan ada acara anak ITB, namanya GeoFest 2012 (Geology Student Festival 2012), ya acaranya mahasiswa program studi Geologi.

Masuk ke museum ini seperti belajar sejarah, dari jaman bumi pertama kali gimana bentuknya, fosil, sejarah makhluk hidup, evolusi hingga struktur batuan, tanah, peta serta pengenalan tentang dunia pertambangan. Kebetulan juga kami masuk dengan ditemani guide salah satu mahasiswa ITB dari Palembang. Jadi dapet cerita macem-macem dari dia, dari cerita dari masing-masing benda yang ada di museum hingga cerita perbedaan antara geologi, geodesi dan pertambangan, apa yang dipelajari di kuliahnya dan gimana tugas akhirnya, lumayan seru, haha.

Jadi jika geologi itu lebih mempelajari ke bagaimana struktur batuan, tanah, kandungan mineral dan macem-macemnya dari suatu lokasi tertentu. Maka geodesi lebih bagaimana pemetaan secara nyata dari suatu wilayah, bisa dari ketinggian, dll. Berbeda lagi jika pertambangan, itu mempelajari tentang teknik bagaimana cara menambangnya. Maka dapat disimpulkan, jika ada proyek penambangan mineral mungkin ketiga ahli di bidang itu dibutuhkan. Untuk tugas akhir mereka sendiri bisa mengambil struktur batuan dari wilayah tertentu, disayat kemudian dibawa ke lab kemudian di analisi mineral apa saja yang ada di dalamnya. Dunia yang jauh berbeda dengan dunia saya, informatika. Tapi menarik sekali bisa bertukar informasi dengan mahasiswa jurusan lain ini. Untuk lapangan kerja ternyata mereka masih di perusahaan tambang juga, yang gajinya gede-gede itu, haha.

Setelah selesai dengan kunjungan museum, kami sholat dzuhur, kemudian makan siang di Rumah Makan Sari Bundo di belakang Telkom Japati, harganya tidak terlalu mahal, prasmanan tapi enak masakannya, recommended lah😉.

One thought on “Mengunjungi Museum Geologi Bandung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s