Yang Penting Buat Passport Dulu, Tiket Untuk Melihat Dunia

Tulisan ini saya sunting dari blog Pak Rinaldi Munir yang asalnya merupakan tulisan dari Pak Rhenald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia. Tulisan yang pernah dimuat di harian Jawa Pos tanggal 8 Agustus 2011. Sangat menginspirasi. Baca dulu, trus bikin passport yuk!

Tulisan yang sangat mencerahkan dari Rhenald Kasali, Guru Besar Universitas Indonesia. Memang betul apa yang ia katakan, kalau kita belum pernah melihat negeri lain, ibaratnya kita itu seperti katak di dalam tempurung. Sekarang ini zaman era global, berpikiran pun global, namun kalau bertindak tetaplah sesuai dengan kearifan lokal (think globally act locally).

Pergi ke luar negeri bertujuan menambah wawasan, lihatlah perbedaan di negara sana, bandingkan dengan kondisi di negara kita. Mantan mahasiswa saya yang punya perusahaan sendiri bercerita bahwa seorang mentor bisnisnya mempunyai pendapat serupa dengan Rhenald Kasali. Beliau (mentor bisnis tsb) punya program mengirim karyawannya jalan-jalan ke Singapura secara bergilir, katanya agar mereka lebih tahu dan terbuka pikirannya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana bangsa lain bicara, bekerja, membangun dll. Kata beliau zaman sekarang kalau dihitung-hitung bisa lebih murah mengirim orang jalan-jalan ke Singapura ketimbang ke Bali.

Ayo, buatlah paspormu sebagai ‘tiket’ melihat dunia.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Continue reading

Advertisements

Cuplikan Pidato Wisuda di Coxsackie-Athens High School, New York

Artikel ini diambil dari content share facebook teman saya 🙂

Berikut adalah cuplikan pidato pada upacara wisuda di Coxsackie-Athens High School di New York. Disampaikan oleh wisudawan yang lulus dengan nilai terbaik pada tahun 2010, Erica Goldson.

—————–

“Saya lulus. Seharusnya saya menganggapnya sebagai sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama karena saya adalah lulusan terbaik di kelas saya. Namun, setelah direnungkan, saya tidak bisa mengatakan kalau saya memang lebih pintar dibandingkan dengan teman-teman saya. Yang bisa saya katakan adalah kalau saya memang adalah yang terbaik dalam melakukan apa yang diperintahkan kepada saya dan juga dalam hal mengikuti sistem yang ada. Continue reading

25 of the Most Inspirational #Quotes

  1. What you do today can improve all your tomorrows. ~Ralph Marston
  2. Things do not happen. Things are made to happen. ~John F. Kennedy
  3. What you get by achieving your goals is to as important as what you become by achieving your goals. ~Henry David Thoreau
  4. To be a good loser is to learn how to win. ~Carl Sandburg
  5. To be wholly devoted to some intellectual exercise is to have succeeded in life. ~Robert Louis Stevenson
  6. When you reach the end of your rope, tie a knot in it and hang on. ~Thomas Jefferson
  7. Failure is the opportunity to begin again more intelligently. ~Henry Ford
  8. Try not to become a man of success but rather try to become a man of value. ~Albert Einstein
  9. For glory gives herself only to those who have always dreamed of her. ~Charles De Gaulle
  10. True happiness involves the full use of one’s power and talents. ~John W. Gardner
  11. We make the world we live in and shape our own environment. ~Orison Swett Marden Continue reading

Do You Know The Country #Korea?

Sebuah video dalam rangka contemporary history of Korea, memperingati 50 years of Korea.

Dalam video ini digambarkan bagaimana kerja keras warga mereka hingga sekarang Korea bisa menjadi salah satu negara maju. Keren perjuangannya.

Yang tadinya berasal dari negara kedua termiskin di dunia, dan dalam jangka waktu 50 tahun bisa menjadi :

  • Negara ketiga  terbesar di dunia yang mempunyai konstruksi industri.
  • Negara kelima tertinggi di dunia yang mengunakan energi nuklir.
  • Negara kelima terbesar di dunia yang mempunyai industri baja.
  • Negara pertama terbesar di dunia untuk industri kapal.
  • Negara kedua belas terbesar di dunia untuk bisnis ekspor-impor.
  • Negara keempat di dunia sebagai pemegang mata uang asing.
  • Negara dengan rating tertinggi untuk tingkat penyebaran komputer.
  • Negara dengan rating tertinggi untuk infrastruktur komunikasi broadband.
  • Negara dengan rating tertinggi untuk infrastruktur sekolah.
  • Negara dengan rating tertinggi untuk peluang digital.

Satu kutipan yang bisa diambil adalah

let’s work harder and harder. Let’s work much harder not to make our sons and daughters sold to foreign countries.

Lalu bagaimana dengan negara kita, Indonesia?

Do you believe the existence of miracles?

 

#TEDxITT 1st Event #PassionatelyCurious

Hari minggu kemarin [11 Desember 2011], saya termasuk salah satu orang yang beruntung karena bisa menjadi salah satu dari 100 pendengar terpilih di acara pertama dari @TEDxITT.

@TEDxITT sendiri merupakan event TED independen yang diadakan oleh IT Telkom Bandung. Lebih lengkap tentang TEDxITT bisa dilihat di official website nya, http://tedxitt.org.

1st event ini bertajuk #PassionatelyCurious, diambil dari quote Albert Einstein.

“I have no special talents, I’m only passionately curious.” -Albert Einstein-

Karena mungkin terlalu antusias, acara yang dijadwalkan dimulai jam 08.45, saya sudah berada di lokasi acara, GSG IT Telkom mulai dari jam 08.00 :mrgreen:. Saya langsung mengambil goodie bag dan nametag. Kemudian, saya ditanya siapa namanya mas, saya jawab, Arif. Dan disitu tertulis dari Sisfo IT Telkom, kemudian saya tanda tangan saja. Eh, malah dikira salah tanda tangan :lol:. Ya, mungkin karena saya masih terlihat muda kali ya :mrgreen:. Kemudian sesaat setelah itu saya bertemu dengan bapak Heroe Wijanto, Wakil Rektor 1 IT Telkom, sempat ngobrol sebentar, beliau bertanya² sedikit mengenai acara ini dan saya jawab sepengetahuan saya saja, karena saya juga baru pertama kali ini mengikuti acara seperti ini.

Di acara ini sebenarnya ada 8 pembicara, tetapi 1 berhalangan hadir, yaitu Pak Joko Widodo, wali kota Solo. Sehingga pembicara yang hadir hanya 7. Sesuai dengan tema acaranya, pembicara² yang hadir merupakan orang² yang memiliki passion yang luar biasa di bidangnya, dan sudah mewujudkan passion mereka secara nyata. Selain itu, mereka juga tidak segan untuk sharing ke audience tentang ide² dan karya mereka.

Deni Sugandi – Komunitas Lubang Jarum Indonesia

Deni Sugandi merupakan pembicara pertama di acara ini, beliau merupakan dosen DKV ITB. Mempunyai komunitas lubang jarum untuk Pinhole Photography, di mana kamera yang digunakan terbuat dari barang² bekas, Modus, Modal Kardus. Tidak seperti kamera² sekarang yang sudah canggih dan semua orang bisa menggunakannya, dengan kamera lubang jarum ini dituntuk kreativitas dari pembuat maupu yang memakainya. Bayangkan saja, kita bisa menghasilkan sebuah gambar/foto dari barang² bekas. Sangat unik :D. Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://denisugandi.com/ .

Suyanto – Artificial Intelligence

Suyanto merupakan dosen Fakultas Informatika IT Telkom, beliau sudah tidak diragukan lagi untuk ahli di bidang Artificial Intelligence dan Komputasi. Di acara ini beliau menceritakan bagaimana pengalaman saat kuliah hingga tertarik dengan dunia Informatika, khususnya AI. Ada juga cerita tentang beberapa aplikasi AI yang dibuat beliau dengan rekan mahasiswa, dan nama aplikasi yang dibuat pasti ada kata Indo di depannya karena kecintaannya kepada Indonesia. Beliau juga sangat tertarik dengan ide² segar dari mahasiswa, oleh karena itu beliau lebih memilih bekerja di dunia akademisi, agar bisa lebih banyak berinteraksi dengan mahasiswa. Setelah beliau menempuh pendidikan S2 di Swedia, beliau bisa menulis beberapa buku tentang AI, Soft Computing, Evolutionary Computing, dll. Keren! Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://www.ittelkom.ac.id/staf/suy/.

dreamBender – Aksara, Sparkins & Isara

Pembicara ketiga merupakan Leader dari tim dreamBender, Rizky Ario Nugroho. dreamBender merupakan sebuah tim yang dibentuk untuk mengikuti berbagai kompetisi. Kak Ario (ya dia merupakan kakak kelas saya sejak di SMK Telkom) berbagi mengenai pengalamannya dalam membuat beberapa project hingga meraih beberapa award, antara lain.

  • Aksara, an application of text-to-speech, language translator, and encyclopedia that gives additional information on conventional book by using the Augmented Reality technique. It can be used by the blind, deaf, or illiterate people.
  • Sparkins, a read-write system for blind people in using tablet computer, has been awarded merit award of Asia Pacific ICT Award 2011 in Tertiary Student Project category.
  • Isara,  a sign language learning application, has been awarded as the winner of Asia Pacific ICT Award 2011 in e-Inclusion/e-Community category.

Dan masih ada beberapa project lain. Lebih lengkapnya bisa dilihat di http://www.facebook.com/dreamBenders. Keren banget lah ini :).

Anantya van Bronckhorst – Girls in Tech

Pertama mendengar nama pembicara keempat ini langsung kupikir ada hubungannya sama Giovani van Bronckhorst, pemain timnas Belanda, tapi entahlah, haha. Terlepas dari itu, memang saya baru mengenal nama ini di acara ini. Dan ternyata dia sudah cukup lama bergelut di dunia IT, walaupun ternyata latar belakang pendidikannya adalah FISIP Unpad. Tapi dia tertarik di dunia IT dan bisa terus memperjuangkannya. Dia juga pernah mengikuti F8, Facebook Conference yang digelar di Amerika. Dia tergabung di komunitas Girls in Tech yang mempunyai misi mengenalkan teknologi pada perempuan :D. Dia juga mempunyai perusahaan di bidang IT http://think.web.id/. Wow! Lebih lengkapnya bisa follow di http://twitter.com/#!/anantya atau http://nantya.com/.

Aghnie Hasya Rif – Garage Sale

Aghnie merupakan pembicara termuda pada acara ini, baru 15 tahun, masih kelas 1 SMA di Bandung. Dan di usianya itu dia sudah bisa    mendirikan Garage Sale, untuk membantu teman-teman  sekelasnya yang tidak mampu dengan berjualan barang bekas. Barang bekasnya  katanya dikumpulkan dari teman-temannya yang lain atau dari donatur lain. Selain  itu, dia juga mambuat Sekolah Ibu dan PAUD. Dia memulai kegiatan ini dari kelas 2  SMP, dan berlanjut sampai sekarang. Gaya bicara selama di panggung masih terlihat anak-anak banget pokoknya. Masih polos, tetapi dia sudah bisa melakukan suatu hal besar yang mengubah lingkungannya. Inilah yang membuat audience terharu, kagum atau mungkin bisa `malu`, termasuk saya sendiri. Hal ini membuat bertanya-tanya, di usia saya sekarang ini apa saja yang sudah saya lakukan, untuk keluarga? untuk teman-teman? untuk masyarakat? :(.

Mesty Ariotedjo – Full time medical student, part time model and musician.

Mesty merupakan wanita yang multitalented, sekian. :mrgreen:

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Brand Ambassador 2 produk terkemuka, serta pemusik yang bertalenta. Dalam acara ini Mesty membawa dan memainkan Harpa, dan jujur baru kali ini saya melihat orang bermain harpa secara live.

Setelah dia bercerita tentang kehidupan dan passionnya di berbagai bidang, kemudian ia memainkan harpanya, seketika audience terbius oleh alunan harpa yang dimainkan Mesty, bagus banget! :D. Pesannya di event ini adalah “Tidak ada yang instan dalam hidup ini”. Dan diakhiri dengan memainkan lagu ciptaannya sendiri yang berjudul “Lukis Indah Mimpi”. Lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://mestyariotedjo.com.

Ginan Koesmayadi – Rumah Cemara

Ginan merupakan pembicara terakhir dalam acara ini. Ginan adalah salah satu founder dari LSM Rumah Cemara dan dan juga vokalis dari band rock bernama Mood Altering. Inspiratif. Itu satu kata yang cukup menggambarkannya. Dia secara nyata membantu penderita HIV/AIDS dan Napza untuk sembuh melalui sepakbola. Dan uniknya, dia juga merupakan penderita yang sudah divonis positif sejak tahun 2000. Dan dengan kondisi itu dia justru mampu mendirikan organisasi ini dan membawa beberapa ODHA untuk menjadi juara 6 dalam liga Futsal internasional yang diselennggarakan di Paris, Perancis. Prinsipnya adalah “Keadilan Sosial Bersepakbola Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Terakhir pesannya adalah, “Kadang cahaya paling terang datang dari tempat paling gelap”. Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://www.rumahcemara.org/.

Mungkin itu dulu review buat acara TEDxITT yang pertama, pokoknya inspiring banget, ditunggu buat acara berikutnya.

*images taken from TEDxITT Album

Menuju Masa Depan Itu Kadang² Mengerikan

Bismillah,

Pernahkah terpikir dalam diri kita apa yang akan terjadi di waktu yang akan datang atau membayangkan tentang masa depan kita?

Kalau dari diri saya pribadi pasti pernah, bahkan bisa dikatakan sering, tidak cuma kadang², apalagi di saat masa² transisi, apapun itu!

Bagaimana masa depan kita? Baikkah? Burukkah? Mudahkah? Sulitkah?

Dan masih banyak lagi pertanyaan yang timbul…

Continue reading