Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 2

Lanjutan dari kisah sebelumnya. Jadi setelah kami sampai di hotel, bagaimana caranya kami bisa numpang?

Di hotel itu untuk bisa naik lift dan masuk ke kamar harus pake kartu dengan kapasitas maksimal kamar 2 orang. Karena kami posisi bertiga maka kami masuk berdua dulu, satu nunggu di bawah. Setelah masuk kamar baru satu lagi jemput ke bawah buat berdua naik lift.

Dan ini diulangi juga ketika dua orang terakhir sampai hotel. Dan akhirnya satu kamar dipake buat berlima.

Langsung ngrampok air anget pula.

Astaghfirullah, penjahat banget ya? Maafkan kami, saat itu. hahaha.

Read more at arifsetiawan.com.

Advertisements

Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 1

Perjalanan ini termasuk salah satu perjalanan yang cukup banyak dramanya si. Mulai dari berangkat sampai baliknya, haha. Di awalnya udah ricuh di group WhatsApp soal jadi enggaknya, pas pesen tiket dan penentuan itinerary hingga klimaksnya ketinggalan paspor di Bandung padahal berangkat dari Jakarta. Untung ada yang berangkat dari Bandung, ckck.

Selain perjalanan ke luar negeri pertama (saya), perjalanan ini juga termasuk dadakan dan cuma berempat, lanang kabeh, jan niat! :)) (Whe, Kak Angsoph, Andit dan Saya).

Read more at arifsetiawan.com.

Perjalanan ke Baduy Dalam

Perjalanan ini sebenernya udah lumayan lama, tepatnya akhir Agustus 2014, kesimpen di draft juga lama, haha. Maklum yang punya blog agak sibuk di pertengahan hingga akhir tahun 2014.

Perjalanan ini termasuk perjalanan hore karena ikutan open trip Wisata Budaya ke Suku Baduy di pedalaman Banten. Jadi we cuma sediain uang buat bayar ke panitia sama janjian mau ngumpul di mana, haha.

Read more at arifsetiawan.com.

Wisata Religi Situs Megalith Gunung Padang

Wisata Religi Situs Megalith Gunung Padang

Pertengahan bulan Mei lalu, tepatnya tanggal 17, akhirnya perjalanan wacana menjadi nyata dengan bumbu-bumbu pembatalan keikutsertaan beberapa peserta (teridentifikasi bergolongan darah AB). Untungnya ada peserta pengganti yang akhirnya melengkapi formasi perjalanan dengan jumlah 7 orang (Riezan, Iing, Reli, Fahmy, Iin, Lisa dan Saya).