Purwokerto kota Satria

Setelah beberapa saat ga nulis, akhirnya bisa nulis lg, gara2 banyak tugas yg hmmm…hehehe. Nah, kali ini saya akan cerita tentang kota Purwokerto saja, yaitu kota yang pernah saya tempati selama 3th, kota yang cukup berpengaruh dalam kehidupan saya setelah kota kelahiran saya 🙂 .Langsung aja ya, hehe.

Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas. Purwokerto ini memiliki motto SATRIA yang merupakan kepanjangan dari Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, dan Aman. Kata SATRIA ini diangkat dari sifat dan ciri khas yang dimiliki oleh masyarakatnya,yaitu baik hati, jujur, dan gagah berani, kyknya si gt,hehe. Purwokerto ini memiliki berbagai macam tempat wisata yang menarik, antara lain Baturraden, Curug Cipendok, Pemandian Kalibacin, Kendalisada, dan masih banyak yang lainnya. Selain itu, juga ada Unjedir Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman). Purwokerto juga memiliki banyak sekali peninggalan – peninggalan yang bersejarah. Untuk makanan khasnya, Purwokerto memiliki mendhoan. Inilah makanan favorit masayarakat semua kalangan, dari anak kecil ampe mbah2 kyknya ga akan pernah bosen makan makanan ini :mrgreen: . Selain itu jg ada gethuk goreng dan soto Sokaraja, yang unik2.

Purwokerto dan sekitarnya
Purwokerto dan sekitarnya

Purwokerto ini terletak di Jawa Tengah bagian barat,berbatasan dengan Kab. Tegal dan Pemalang di sebelah utara, Kab. Cilacap sebelah selatan, Kab. Brebes dan Cilacap sebelah barat, dan sebelah timur dengan Kab. Purbalingga dan Banjarnegara. Selain itu juga terletak di dekat Gunung Slamet.

Continue reading

Slamet Expedition

gunung slamet
gunung slamet

Sebenernya perjalanan ini waktu saya kelas 3 STM SMK (saya ga pernah SMA :D). Perjalanan ini sebenernya cuma iseng tapi ternyata sangat menyenangkan, walaupun capeknya minta ampoon. Karena gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah (3432 mdpl) alias tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru (3676 mdpl). Ekspedisi ini sangat spesial karena ekspedisi pertama saya setelah menjalani Pendidikan Dasar SAPUPALA (Sandhy Putra Pecinta Alam) di sekitar Baturraden. Gunung Slamet itu terletak di perbatasan beberapa kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Purbalingga, Banjarnegara, Brebes dan sebelah utara kota Purwokerto (ibukota Kab. Banyumas).

Ada 3 jalur utama untuk pendakian ke Gunung Slamet, yaitu lewat Guci, Baturraden dan Bambangan. Dari ketiga jalur itu yang merupakan jalur resmi dan paling mudah adalah Jalur Bambangan yang ada di Kab. Purbalingga.

Yang saya lewati adalah jalur Bambangan (nyari yg mudah aja) :D. Dimulai dari persiapan yang seadanya dan kurang (maklumlah anak kost), karena waktu itu saya dan ketiga temen saya (Akhmad Solekhudin, M Huda, Salahuddin)  cuma membawa beberapa buah roti dan beberapa botol air minum yang 1,5 liter ditambah peralatan buat bertahan hidup di atas nanti. + uang 50 ribu. Dari kosan di Jl. D I Panjaitan Purwokerto kami berangkat naik angkot ke SMA Yos Sudarso (rombongan yang akan saya domplengi 🙂 ). Dari SMA Yos kami naik truk ramai2 hingga ke Bambangan (Base Camp Pendakian). Nah, dai Bambangan ini segalanya dimulai. Biasanya di sana kita dikasih peta yang isinya pos2 dalam pendakian, biar ga kesasar nantinya. Continue reading