Meminta Sumbangan Untuk Pembangunan Masjid

Kemarin sore sepulang dari daerah Setiabudi, saya melihat sebuah mobil dengan spanduk permohonan sumbangan untuk membantu membangun masjid. Mobil itu berjalan pelan, diikuti seseorang yang berjalan di samping mobil sambil memegang kotak amal.

Pasti kita sering lah ya melihat suasana tadi, tapi kebanyakan merasa cuek saja. Satu hal yang ada dalam benak saya adalah apakah hal seperti itu merupakan suatu keharusan yang harus dilakukan? Tidak adakah cara lain lagi untuk membantu pembangunan masjid?

Menurut saya, cara seperti itu sangatlah tidak efektif, karena apa? Continue reading

Tentang Imam dan Sholat

Khotbah jumat kemarin sempat saya catet lagi karena ada bahasan yang menarik, yaitu tentang imam dalam sholat.

Imam merupakan pemimpin dalam sholat berjamaah. Nah, ketika suatu saat terjadi imam batal dari wudhunya, maka hal yang harus dilakukan adalah imam mundur dan salah satu jamaah menggantikan posisi imam tersebut. Hal ini selanjutnya dikaitkan dengan posisi pemimpin di berbagai hal, terutama pemimpin dalam organisasi, pemerintahan atau perusahaan.

Jika disamakan dengan imam sholat, maka pemimpin yang sudah melakukan kesalahan seharusnya mundur dan digantikan oleh orang yang baru. Tapi, yang terjadi sekarang adalah banyak pemimpin yang sudah melakukan kesalahan malah berusaha untuk banyak melakukan pembelaan diri, atau bahkan berani untuk mencalonkan diri kembali. Ironis ya? Continue reading

Tentang Sabar

Khotbah jumat kemarin menurut saya temanya menarik, hingga tiada rasa terlelap di benak saya. Yaitu tentang sabar.

Entah mengapa jika bahasannya menarik langsung reflek saya tulis di memo hp. Di artikel ini akan sedikit saya jabarkan apa yang ada di memo saya :).

Sabar bisa diartikan mengambil keputusan tanpa dipengaruhi oleh emosi ataupun hal-hal lainnya. Mungkin kata-kata sabar ini sering kita dengar, memang benar, kata-kata ini sangat mudah jika diucapkan, apalagi jika dirangkai dengan kata-kata yang indah. Tapi inti dari kesabaran itu, apakah kalian tau? Momen terpentingnya yaitu ketika kita mengalami suatu kejadian pertama kali, nah barulah kita sabar.  Continue reading

David and #Muslim

David: Morning..wat a great day..
Muslim: morning..so, hows ur Christmas?
David:great..will be enjoying very soon…
Muslim: good.
David: No wish for me?
Muslim: Islam respects the non Muslim, but to greet other religion is not allowed.
David: but why?
Muslim: seems like we cant stop u to drink liquor, but we cant drink it..
David: But many of Muslim did wish for me..
Muslim: can you confess our confession of faith?(syahadah)?
David: NO!..can not!..it will effect my faith..
Muslim: but y?just a word..:)..say it..:)
David: now i am understand 🙂

No Merry Christmas ya… for those who appreciate your religion 🙂

*taken from http://on.fb.me/svAySx

Meraih #Pahala Yang Tak Pernah Putus

Rasulullah SAW bersabda,

Siapa yang mengajarkan kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala perbuatan baik tersebut, dan dia akan mendapatkan pahala dari orang yang mengikuti perbuatan tersebut sesudahnya, tanpa mengurangi pahala mereka (yang melakukannya) sedikitpun. – HR. Muslim

*taken from The Book “Rutinitas Yang Berbuah Surga”

  • Rehat

Bergaul dengan orang-orang baik adalah keutamaan, sedang mengikuti jejaknya adalah kewajiban. – Utsman bin Affan RA

Malaikatpun Memohonkan Ampun Untukmu

Ibnu Umar RA berkata, Rasulullah SAW bersabda,

Siapa yang tidur dalam keadaan suci (berwudhu) lalu tidur dalam penjagaan malaikat, dan tidaklah dia bangun, melainkan malaikat itu akan berdoa untuknya, “Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan, karena dia tidur dalam keadaan suci (berwudhu).” – HR. Ibnu Hibban

*taken from The Book “Rutinitas Yang Berbuah Surga”

  • Rehat

Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian dan tidur untuk istirahat, dan Dia (pula yang) menjadikan siang untuk berusaha. – Al Furqan:47

Senyumpun Berbuah Pahala

Abu Dzar RA menceritakan, Nabi SAW pernah berkata kepadaku.

Janganlah kalian pernah meremehkan kebaikan, meskipun hanya dengan menyambut saudaramu dengan wajah ceria. -HR. Muslim

*taken from The Book “Rutinitas Yang Berbuah Surga”

  • Rehat

Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya. – Ali Imran:107