High Quality Deadliner

Semester ini adalah semester kedua saya kuliah S2 di ITB. Nah, ada satu mata kuliah namanya Pengembangan Aplikasi Media Interaktif dimana di mata kuliah ini tidak ada yang namanya UTS sama UAS. Cuma ada satu project buat bikin produk, aplikasi secara individu alias ngoding dewe-dewe ga pandang bulu mau cewek atau cowok, haha.

Dan mata kuliah ini adalah mata kuliah yang pesertanya campuran antara S1 dan S2 (mungkin jadi mata kuliah pilihan buat S1 tapi wajib bagi S2).

Read more at arifsetiawan.com.

Advertisements

Refleksi 2014

Sebenernya judul postingan ini sudah ada di draft sejak awal tahun ini tentunya, tapi tanpa terasa tiba-tiba udah bulan April aja, hahaha. Mau diterusin harus dibersihin dulu sarang laba-labanya. Tadinya si pengen bikin postingan ala-ala kaleidoskop review tahun lalu gitu. Tapi yasudahlah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali (biar kelihatan kayak blogger konsisten).

2014, Google sudah mencatat beberapa kejadian penting seperti Euphoria World Cup, Virus Ebola, Tragedi MH370, dll. Nah, saya juga ternyata ada beberapa catatan pribadi yang boleh dikatakan jadi salah satu tahun life turning point saya, hehe.
Read more at arifsetiawan.com.

Tentang Kuliah Studium Generale dan atau Kapita Selekta

Semester ini saya mengambil satu mata kuliah yang namanya Kapita Selekta. Bentuk mata kuliahnya seperti kuliah umum atau seminar, dimana satu dosen diundang untuk memberikan materi di depan beberapa ratus mahasiswa (kelas besar). Selain itu juga ada satu lagi namanya Studium Generale yang bentuknya hampir sama, tapi saya tidak mengambil.

Satu hal yang ada di benak saya adalah mengapa kebanyakan mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini justru merasa malas untuk datang mengikuti mata kuliah? Justru malah beberapa berusaha untuk bolos atau nitip absen temennya.

Apakah karena pelaksanaannya di hari sabtu? atau materinya kurang menarik? atau pembicaranya kurang menarik? Continue reading

Mengunjungi Museum Geologi Bandung

Seminggu yang lalu, tepatnya tanggal 8 September 2012 adalah kali pertama bagi saya berkunjung ke Museum Geologi Bandung. Padahal sudah kurang lebih 5 tahun di sini, tapi baru kali ini berkesempatan untuk masuk ke museum ini, biasanya cuma lewat di depannya. Museum ini terletak di Jalan Diponegoro, lokasinya antara Gedung Sate dan Pusdai, tepatnya di seberang Taman Lansia Bandung. Continue reading

Meet Up With Prof. Boris Mirkin

Hari ini [23 Desember 2011], saya kembali menjadi orang yang beruntung, karena termasuk salah satu dari 100 orang yg berkesempatan untuk mendapatkan semacam kuliah singkat secara langsung dengan Prof. Boris Mirkin di acara Brainstorming Data Mining, yang diselenggarakan oleh Laboratorium Data Mining Center, Fakultas Informatika dan Fakultas Pascasarjana IT Telkom.

Beliau merupakan salah satu profesor di Department of Computer Science and Information Systems, Birkbeck (University of London).

Dalam seminar tadi beliau menyampaikan tentang “Data Analysis, Machine Learning, Mathematical Statistics, Data Differences, Data Mining; Similarities and Differences“. Dan jujur, untuk materinya sendiri saya kurang paham apa yang dibicarakan, hehehe, karena saya juga masih awam sekali tentang Data Mining ini. Tapi alhamdulillah jadi sedikit bertambah wawasan, dengan adanya sharing dari beliau.

Yang jelas beliau berasal dari Russia, founder dari Data Analysis, seorang Computer Scientist yang pernah melanglang buana ke Perancis, Amerika Serikat dan Jerman. Dan di Indonesia sendiri beliau sudah berkunjung ke UI, ITB dan IT Telkom.

Selesai mengisi materi, kemudian Profesor Mirkin diberikan souvenir berupa miniatur wayang golek dan angklung yang merupakan simbol kebudayaan sunda :D.

#TEDxITT 1st Event #PassionatelyCurious

Hari minggu kemarin [11 Desember 2011], saya termasuk salah satu orang yang beruntung karena bisa menjadi salah satu dari 100 pendengar terpilih di acara pertama dari @TEDxITT.

@TEDxITT sendiri merupakan event TED independen yang diadakan oleh IT Telkom Bandung. Lebih lengkap tentang TEDxITT bisa dilihat di official website nya, http://tedxitt.org.

1st event ini bertajuk #PassionatelyCurious, diambil dari quote Albert Einstein.

“I have no special talents, I’m only passionately curious.” -Albert Einstein-

Karena mungkin terlalu antusias, acara yang dijadwalkan dimulai jam 08.45, saya sudah berada di lokasi acara, GSG IT Telkom mulai dari jam 08.00 :mrgreen:. Saya langsung mengambil goodie bag dan nametag. Kemudian, saya ditanya siapa namanya mas, saya jawab, Arif. Dan disitu tertulis dari Sisfo IT Telkom, kemudian saya tanda tangan saja. Eh, malah dikira salah tanda tangan :lol:. Ya, mungkin karena saya masih terlihat muda kali ya :mrgreen:. Kemudian sesaat setelah itu saya bertemu dengan bapak Heroe Wijanto, Wakil Rektor 1 IT Telkom, sempat ngobrol sebentar, beliau bertanya² sedikit mengenai acara ini dan saya jawab sepengetahuan saya saja, karena saya juga baru pertama kali ini mengikuti acara seperti ini.

Di acara ini sebenarnya ada 8 pembicara, tetapi 1 berhalangan hadir, yaitu Pak Joko Widodo, wali kota Solo. Sehingga pembicara yang hadir hanya 7. Sesuai dengan tema acaranya, pembicara² yang hadir merupakan orang² yang memiliki passion yang luar biasa di bidangnya, dan sudah mewujudkan passion mereka secara nyata. Selain itu, mereka juga tidak segan untuk sharing ke audience tentang ide² dan karya mereka.

Deni Sugandi – Komunitas Lubang Jarum Indonesia

Deni Sugandi merupakan pembicara pertama di acara ini, beliau merupakan dosen DKV ITB. Mempunyai komunitas lubang jarum untuk Pinhole Photography, di mana kamera yang digunakan terbuat dari barang² bekas, Modus, Modal Kardus. Tidak seperti kamera² sekarang yang sudah canggih dan semua orang bisa menggunakannya, dengan kamera lubang jarum ini dituntuk kreativitas dari pembuat maupu yang memakainya. Bayangkan saja, kita bisa menghasilkan sebuah gambar/foto dari barang² bekas. Sangat unik :D. Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://denisugandi.com/ .

Suyanto – Artificial Intelligence

Suyanto merupakan dosen Fakultas Informatika IT Telkom, beliau sudah tidak diragukan lagi untuk ahli di bidang Artificial Intelligence dan Komputasi. Di acara ini beliau menceritakan bagaimana pengalaman saat kuliah hingga tertarik dengan dunia Informatika, khususnya AI. Ada juga cerita tentang beberapa aplikasi AI yang dibuat beliau dengan rekan mahasiswa, dan nama aplikasi yang dibuat pasti ada kata Indo di depannya karena kecintaannya kepada Indonesia. Beliau juga sangat tertarik dengan ide² segar dari mahasiswa, oleh karena itu beliau lebih memilih bekerja di dunia akademisi, agar bisa lebih banyak berinteraksi dengan mahasiswa. Setelah beliau menempuh pendidikan S2 di Swedia, beliau bisa menulis beberapa buku tentang AI, Soft Computing, Evolutionary Computing, dll. Keren! Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://www.ittelkom.ac.id/staf/suy/.

dreamBender – Aksara, Sparkins & Isara

Pembicara ketiga merupakan Leader dari tim dreamBender, Rizky Ario Nugroho. dreamBender merupakan sebuah tim yang dibentuk untuk mengikuti berbagai kompetisi. Kak Ario (ya dia merupakan kakak kelas saya sejak di SMK Telkom) berbagi mengenai pengalamannya dalam membuat beberapa project hingga meraih beberapa award, antara lain.

  • Aksara, an application of text-to-speech, language translator, and encyclopedia that gives additional information on conventional book by using the Augmented Reality technique. It can be used by the blind, deaf, or illiterate people.
  • Sparkins, a read-write system for blind people in using tablet computer, has been awarded merit award of Asia Pacific ICT Award 2011 in Tertiary Student Project category.
  • Isara,  a sign language learning application, has been awarded as the winner of Asia Pacific ICT Award 2011 in e-Inclusion/e-Community category.

Dan masih ada beberapa project lain. Lebih lengkapnya bisa dilihat di http://www.facebook.com/dreamBenders. Keren banget lah ini :).

Anantya van Bronckhorst – Girls in Tech

Pertama mendengar nama pembicara keempat ini langsung kupikir ada hubungannya sama Giovani van Bronckhorst, pemain timnas Belanda, tapi entahlah, haha. Terlepas dari itu, memang saya baru mengenal nama ini di acara ini. Dan ternyata dia sudah cukup lama bergelut di dunia IT, walaupun ternyata latar belakang pendidikannya adalah FISIP Unpad. Tapi dia tertarik di dunia IT dan bisa terus memperjuangkannya. Dia juga pernah mengikuti F8, Facebook Conference yang digelar di Amerika. Dia tergabung di komunitas Girls in Tech yang mempunyai misi mengenalkan teknologi pada perempuan :D. Dia juga mempunyai perusahaan di bidang IT http://think.web.id/. Wow! Lebih lengkapnya bisa follow di http://twitter.com/#!/anantya atau http://nantya.com/.

Aghnie Hasya Rif – Garage Sale

Aghnie merupakan pembicara termuda pada acara ini, baru 15 tahun, masih kelas 1 SMA di Bandung. Dan di usianya itu dia sudah bisa    mendirikan Garage Sale, untuk membantu teman-teman  sekelasnya yang tidak mampu dengan berjualan barang bekas. Barang bekasnya  katanya dikumpulkan dari teman-temannya yang lain atau dari donatur lain. Selain  itu, dia juga mambuat Sekolah Ibu dan PAUD. Dia memulai kegiatan ini dari kelas 2  SMP, dan berlanjut sampai sekarang. Gaya bicara selama di panggung masih terlihat anak-anak banget pokoknya. Masih polos, tetapi dia sudah bisa melakukan suatu hal besar yang mengubah lingkungannya. Inilah yang membuat audience terharu, kagum atau mungkin bisa `malu`, termasuk saya sendiri. Hal ini membuat bertanya-tanya, di usia saya sekarang ini apa saja yang sudah saya lakukan, untuk keluarga? untuk teman-teman? untuk masyarakat? :(.

Mesty Ariotedjo – Full time medical student, part time model and musician.

Mesty merupakan wanita yang multitalented, sekian. :mrgreen:

Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Brand Ambassador 2 produk terkemuka, serta pemusik yang bertalenta. Dalam acara ini Mesty membawa dan memainkan Harpa, dan jujur baru kali ini saya melihat orang bermain harpa secara live.

Setelah dia bercerita tentang kehidupan dan passionnya di berbagai bidang, kemudian ia memainkan harpanya, seketika audience terbius oleh alunan harpa yang dimainkan Mesty, bagus banget! :D. Pesannya di event ini adalah “Tidak ada yang instan dalam hidup ini”. Dan diakhiri dengan memainkan lagu ciptaannya sendiri yang berjudul “Lukis Indah Mimpi”. Lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://mestyariotedjo.com.

Ginan Koesmayadi – Rumah Cemara

Ginan merupakan pembicara terakhir dalam acara ini. Ginan adalah salah satu founder dari LSM Rumah Cemara dan dan juga vokalis dari band rock bernama Mood Altering. Inspiratif. Itu satu kata yang cukup menggambarkannya. Dia secara nyata membantu penderita HIV/AIDS dan Napza untuk sembuh melalui sepakbola. Dan uniknya, dia juga merupakan penderita yang sudah divonis positif sejak tahun 2000. Dan dengan kondisi itu dia justru mampu mendirikan organisasi ini dan membawa beberapa ODHA untuk menjadi juara 6 dalam liga Futsal internasional yang diselennggarakan di Paris, Perancis. Prinsipnya adalah “Keadilan Sosial Bersepakbola Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”. Terakhir pesannya adalah, “Kadang cahaya paling terang datang dari tempat paling gelap”. Untuk lebih lengkapnya bisa mengunjungi http://www.rumahcemara.org/.

Mungkin itu dulu review buat acara TEDxITT yang pertama, pokoknya inspiring banget, ditunggu buat acara berikutnya.

*images taken from TEDxITT Album

Google Page Speed Online Test

Adakah yang pernah membuat web?

Kemudian web yang dibuat berjalan online?

Pernahkah mengukur menggunakan speed test untuk mengakses halamannya?

Sedikit informasi saja, ternyata Google sudah menyediakan beberapa tools yang berkaitan dengan kecepatan web.  Dan banyak juga developer lainnya yang menyediakannya. Misal yg ada di halaman ini; http://code.google.com/speed/tools.html .

Kali ini saya akan membandingkan web yang sudah saya buat bersama Sisfo Development Team IT Telkom dengan beberapa web populer lain, seperti social network yg usernya sudah tidak diragukan lagi banyaknya. Perbandingan ini berdasarkan score yg diberikan oleh Google melalui Page Speed Online-nya. Cekidot! 😀

academic.ittelkom.ac.id
akademik.ittelkom.ac.id

Kedua domain di atas merupakan aplikasi yg sama. Codename: iGracias. Sistem informasi akademik paling baru untuk IT Telkom. Memperoleh score 82 dari 100 untuk academic dan 79 dari 100 untuk akademik. Continue reading

ITB Programming Contest 2011

Setelah sukses dalam mengadakan ITB PROGRAMMING CONTEST 2010, Institut Teknologi Bandung kembali mengadakan acara ITB PROGRAMMING CONTEST 2011. Acara ini diselenggarakan dengan mengangkat tema besar “New Wave in Programming Competition”. Tema ini diangkat dilandaskan pada keinginan untuk menghadirkan suatu kompetisi pemrograman dengan suatu standar baru yang lebih tinggi, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan level kompetisi pemrograman di Indonesia, sehingga dapat memperkuat wakil Indonesia di ajang kompetisi Internasional. Continue reading

SBM ITB CAREER & SCHOLARSHIP FAIR 2011

SBM ITB, Proudly Presents:

SBM ITB CAREER & SCHOLARSHIP FAIR 2011

When:
17-18 Juni 2011

Where:
Gedung Serba Guna ITB (Jl. Ganesha 10 Bandung)

Participant Companies:
Reckit Benckiser, Sugico, Berca Schindler Lifts, OCBC NISP, Mayora Indah, Astra Internasional, Multi Adiprakasa Manunggal (Kartuku), Bank DBS, Trimegah Sekuritas, BII, BRI, BNI, Bank Mega, Monde Mahkota Biskuit, Kompas TV, Kompas Gramedia, BLCI, Gunung Sewu Kencana, 3M Indonesia, Tempstaff Indonesia, Daya Adira Mustika, Bank Mandiri and Many More!

Scholarship Opportunities:
CCF, Erasmus Mundus, British Council, DAAD, NESO, AMINEF, IIEF, GROW, IDP Educaton

Info Center:
SBM ITB Career Service Office, SBM ITB Building Room 101. Call Center For Further Information (022.2531923 ext. 101)

FREE ENTRY!

Fully Supported by @infobdg