Through Indonesia

Just watch an amazing video of Indonesia for fashion brand Camel Active. From Advertising Agency: Donkey and Production Company: Big Banana. Continue reading

Advertisements

#JOB Java Developer

Halo kawan-kawan semua,
Kebetulan ada kawan saya di Jerman yang sedang mencari developer untuk Java untuk development aplikasi web-based CRM (Customer Relationship Management). Sangat dibutuhkan segera 2 developers yang bisa bekerja part-time ataupun full-time per proyek basis. Gaji akan diberikan dalam USD berdasar jam kerjanya. Pekerjaan akan dilakukan remotely di Indonesia dan koordinasi langsung ke Jerman. Proyek ini akan dilakukan secara bertahap untuk jangka waktu 2 tahun kedepan untuk pengembangan berbagai produk yang sangat menarik.

Kualifikasi yang dibutuhkan:

  • Java, Maria DB
  • Pengalaman minimal 2-3 tahun
  • Pengetahuan dibidang CRM preferred

Apabila ada yang berminat atau ada teman yang berminat, silahkan menghubungi langsung dan kirim CV ke
hendra_ha@yahoo.com. Mohon diforward ke teman-teman yang lain.

Terimakasih
Salam hangat dari Berlin yang mulai dingin :-)
BR,
Hendra
(Alumni STT Telkom)

Have fun ^^
sumber : Pak Ferdian Brillian

Membuat Lingkaran Dengan MidPoint Circle Algorithm di Processing

Processing merupakan bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman (development environment) open source untuk memprogram gambar, animasi dan interaksi.

Program ini berbasis Java, sehingga untuk menjalankannya dibutuhkan instalasi JDK dan JRE terlebih dahulu.

Di bawah ini akan saya contohkan bagaimana membuat lingkaran di Processing menggunakan MidPoint Circle Algorithm.

void midDrawCircle(int x1,int y1,int r)
{
 int x=0,y=r,p=1-r;
 int xctr=x1,yctr=y1;
   stdPoint(xctr+x,yctr+y);
   stdPoint(xctr-x,yctr+y);
   stdPoint(xctr+x,yctr-y);
   stdPoint(xctr-x,yctr-y);
   stdPoint(xctr+y,yctr+x);
   stdPoint(xctr-y,yctr+x);
   stdPoint(xctr+y,yctr-x);
   stdPoint(xctr-y,yctr-x);
 while(x<y)
 {
 x++;
 if(p<0)
  p+=2*x+1;
  else
  {
   y--;
   p+=2*(x-y)+1;
  }
   stdPoint(xctr+x,yctr+y);
   stdPoint(xctr-x,yctr+y);
   stdPoint(xctr+x,yctr-y);
   stdPoint(xctr-x,yctr-y);
   stdPoint(xctr+y,yctr+x);
   stdPoint(xctr-y,yctr+x);
   stdPoint(xctr+y,yctr-x);
   stdPoint(xctr-y,yctr-x);
 }
}

untuk menjalankannya, tinggal memanggil method midDrawCircle() di void draw().

Selamat mencoba :mrgreen:

Sertifikasi Dunia IT

Maaf sebelumnya jika artikel ini cuma kupi paste dari sini dan sini :mrgreen:.

Teman2 sekalian, kata2 sertifikasi di dunia IT kalo di lingkup kita, misalnya kampus atau di lingkungan awam mungkin hanya sebuah kata tanpa makna yang begitu besar, hanya sekedar mendapatkan legalitas, sertifikat. Namun bagi yang berkecimpung di dunia IT, sebagian besar pasti sudah mengerti betapa sangat berpengaruhnya prestise sebuah sertifikasi. Bukan hanya pengaruh pada terbukanya peluang kerja yang lebih luas, namun juga peluang mendapatkan gaji yang cukup signifikan.

Tentang Sertifikasi di Dunia IT


Meningkatnya implementasi TI mulai dari operasional bisnis biasa sampai ke jaringan perusahaan yang lebih kompleks menyebabkan kebutuhan tenaga TI tidak hanya dirasakan oleh perusahaan yang bergerak di bidang TI, tetapi juga nonTI. Seiring dengan kebutuhan tenaga kerja TI yang diperkirakan akan terus meningkat, berbagai posisi atau jabatan baru di bidang TI juga bermunculan.

Jika Anda berada berada di antara ratusan pelamar yang berharap mengisi beberapa lowongan di bidang TI, apa yang bisa membuat Anda berbeda dengan pelamar-pelamar lain? Lalu jika Anda sudah menjadi salah satu bagian dari tenaga TI dan ingin meniti tangga karier, apakah yang bisa Anda lakukan untuk menegaskan kualitas Anda dibanding sekian banyak rekan seprofesi Anda? Apa yang dapat menjadi jaminan untuk perusahaan-perusahaan yang ingin membayar Anda untuk solusi TI yang dapat Anda berikan ?

Salah satu jawabannya adalah dengan mendapatkan pengakuan atau sertifikasi untuk bidang spesialisasi Anda. Mungkin akan muncul pertanyaan, apakah pendidikan formal yang sudah Anda kantongi belum cukup untuk membuktikan kemampuan Anda?

Cepatnya perkembangan TI serta semakin kompleksnya teknologi tidak memungkinkan bagi lembaga pendidikan untuk mengadopsi perubahan secara cepat. Keterbatasan kurikulum, dan keinginan untuk independen terhadap produk tertentu menjadi kendala menghadapi perubahan tersebut. Di sisi lain kebutuhan tenaga kerja TI sering membutuhkan kompetensi yang lebih spesifik, seperti pengalaman terhadap penggunaan software tertentu yang diimplementasikan dalam perusahaan tersebut. Hal ini mendorong turun tangannya para vendor untuk ikut terjun dalam program pendidikan yang pada akhirnya melahirkan standar kompetensi atau sertifikasi.

Artikel ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: Apakah Anda harus mengejar sertifikasi? Apa saja keuntungan dari sertifikasi? Apa saja jenis sertifikasi TI yang ada, dan apa yang dibutuhkan untuk meraih sertifikasi tersebut?

Mengapa Harus Sertifikasi ?

Ada banyak keuntungan yang dapat menjadi tambahan alasan untuk mempertimbangkan mengambil sertifikasi TI. Salah satu yang utama tentu saja membuka lebih banyak kesempatan pekerjaan. Sertifikat TI dapat meningkatkan kredibilitas seorang profesional TI di mata pemberi kerja.

Bagi mereka yang sudah bekerja di bidang TI, sertifikasi memberi cara yang standar dan terukur untuk mengukur kemampuan teknis. Dengan memiliki sebuah sertifikat TI yang diakui secara global, seorang profesional TI akan memiliki rasa kepercayaan diri yang lebih tinggi terkait dengan keterampilan yang dimilikinya. Ini karena melalui proses sertifikasi keterampilan yang dimiliki sudah mengalami validasi oleh pihak ketiga, dalam hal ini lembaga pemberi sertifikasi.

Selain itu pengalaman mengikuti sertifikasi akan memberikan wawasan-wawasan baru yang mungkin tidak pernah ditemui pada saat mengikuti pendidikan formal atau dalam pekerjaan sehari-hari. Selain mampu memberikan jalan yang lebih mudah untuk menemukan pekerjaan di bidang TI, sertifikasi juga sapat membantu Anda meningkatkan posisi dan reputasi bagi yang sudah bekerja. Bahkan sertifikasi yang sudah diakui secara global ini mampu meningkatkan kompetensi Anda dengan tenaga-tenaga TI dari manca negara. Karena itu jangan heran jika sertifikasi yang telah Anda kantongi bisa lebih dihargai dibandingkan ijazah formal Anda.
Continue reading

Netbeans 6.8 release…

Netbeans 6.8

Di saat saya masih menggunakan Netbeans 6.1 buat ngerjain tubes, eh udah release aja Netbeans 6.8, memang sangat cepat sekali pengembangan dari Netbeans ini, bahkan lebih cepat dari Eclipse yang notabene umurnya lebih tua :D.
Fitur NetBeans Versi 6.8 ini mendukung Java EE 6, dengan dukungan yang ditingkatkan bagi spesifikai JavaServer Faces 2.0 dan Facelets. Peningkatan juga diberikan bagi editor dan integrasi dengan proyek Ruby, Groovy and C/C++. Sorotan lainnya termasuk dukungan PHP 5.3 dan akomodasi bagi Maven build manager bagi proyek Java.
GlassFish Enterprise Server v3 juga telah disiapkan untuk memberikan arsitektir modular OSGi dan dukungan Java EE 6. Ngeri kan… :mrgreen: