Slamet Expedition

gunung slamet
gunung slamet

Sebenernya perjalanan ini waktu saya kelas 3 STM SMK (saya ga pernah SMA :D). Perjalanan ini sebenernya cuma iseng tapi ternyata sangat menyenangkan, walaupun capeknya minta ampoon. Karena gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah (3432 mdpl) alias tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru (3676 mdpl). Ekspedisi ini sangat spesial karena ekspedisi pertama saya setelah menjalani Pendidikan Dasar SAPUPALA (Sandhy Putra Pecinta Alam) di sekitar Baturraden. Gunung Slamet itu terletak di perbatasan beberapa kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Purbalingga, Banjarnegara, Brebes dan sebelah utara kota Purwokerto (ibukota Kab. Banyumas).

Ada 3 jalur utama untuk pendakian ke Gunung Slamet, yaitu lewat Guci, Baturraden dan Bambangan. Dari ketiga jalur itu yang merupakan jalur resmi dan paling mudah adalah Jalur Bambangan yang ada di Kab. Purbalingga.

Yang saya lewati adalah jalur Bambangan (nyari yg mudah aja) :D. Dimulai dari persiapan yang seadanya dan kurang (maklumlah anak kost), karena waktu itu saya dan ketiga temen saya (Akhmad Solekhudin, M Huda, Salahuddin)  cuma membawa beberapa buah roti dan beberapa botol air minum yang 1,5 liter ditambah peralatan buat bertahan hidup di atas nanti. + uang 50 ribu. Dari kosan di Jl. D I Panjaitan Purwokerto kami berangkat naik angkot ke SMA Yos Sudarso (rombongan yang akan saya domplengi 🙂 ). Dari SMA Yos kami naik truk ramai2 hingga ke Bambangan (Base Camp Pendakian). Nah, dai Bambangan ini segalanya dimulai. Biasanya di sana kita dikasih peta yang isinya pos2 dalam pendakian, biar ga kesasar nantinya. Continue reading