Hari Pramuka

Melihat postingan tentang Hari Pramuka di blog Mbak Risna membuat saya tidak bisa tinggal diam, haha. Uopooo.

Beda dengan mbak saya yang satu itu yang levelnya udah jadi Pradani, bahkan udah pergaulan DKC dan Raimuna (ini apa juga saya ga gitu tau, wkwk).

Read more at arifsetiawan.com.

Advertisements

Weekly Photo Challenge: Friendship

Friendship is born at that moment when one person says to another: “What! You too? I thought I was the only one.― C.S. Lewis

Taken at graduation event, SMK Telkom Sandhy Putra Purwokerto, Purwokerto, Indonesia, with my friends since junior high school till now, love you all guys!

Goodwill, Bus Favorit Ranah Panginyongan

Last day in Bandung before Idul Fitri 1431 H!

Ga sahur 😀

Gara² baru tidur jam 2-an, yg sebelumnya semaleman menggeje di kosan yang sudah sepi :mrgreen:

Dan di bahaslah tentang kendaraan mudik yang menjadi langganan teman saya, si Ian yaitu Goodwill. Bus yang sudah tersohor di tanah pantura. Bus jurusan Bandung- Tegal – Purwokerto ini ternyata mendapat rating yang tinggi dari para penumpangnya dan katanya recommended banget bagi yang mau bepergian dari kota Bandung ke Tegal hingga Purwokerto atau sebaliknya. Meskipun merupakan kelas ekonomi tapi ber AC dan tarifnya cukup Rp 45.000, 00 saja dari Bandung ke Purwokerto dan sekitar Rp 30.000,00 kalau sampai Tegal. Continue reading

Geladi part 2

Hmm..

Kali ini saia mw cerita tentang geladi di Telkom Majenang yang diatasnya ada cameranya dan bisa dilihat di sini, dari akhir Juli ampe pertengahan Agustus.

Suasananya udah mulai nyaman, karena udah cukup kenal dengan karyawan Telkomnya dan kerjaan juga belum abis2.  Mulai dari survey, mindah tiang telepon karena pelebaran jalan, nyari pelanggan, instalasi speedy, penanganan gangguan, penggantian LSA yang sudah keropos, pengukuran tahanan kabel dan yang paling penting yaitu semakin sering sering ditraktir :mrgreen:.

Di kosan juga udah mulai nyaman, udah makin akrab ma temen2 kos yang baru,hehehe

Minggu terakhir geladi ni yang paling ga enak, karena mesti presentasi di Kancatel Cilacap dan di Kandatel Purwokerto, padahal denger2 dari temen2 yang lain, jarang yang presentasi apalagi 2 kali :(. Alhasil saia ma Dayat harus bolak-balik dari Majenang-Cilacap, Cilacap-Majenang, Majenang-Purwokerto.

Udah nyampe Purwokerto saia nginep seperti biasanya di rumah Julian dan langsung di ajakin nongkrong ma temen2nya di Stasiun Purwokerto ampe setengah 2 malem sambil menyantap kopi tubruk di MixCafe :D.

Continue reading

Purwokerto kota Satria

Setelah beberapa saat ga nulis, akhirnya bisa nulis lg, gara2 banyak tugas yg hmmm…hehehe. Nah, kali ini saya akan cerita tentang kota Purwokerto saja, yaitu kota yang pernah saya tempati selama 3th, kota yang cukup berpengaruh dalam kehidupan saya setelah kota kelahiran saya 🙂 .Langsung aja ya, hehe.

Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas. Purwokerto ini memiliki motto SATRIA yang merupakan kepanjangan dari Sejahtera, Adil, Tertib, Rapi, Indah, dan Aman. Kata SATRIA ini diangkat dari sifat dan ciri khas yang dimiliki oleh masyarakatnya,yaitu baik hati, jujur, dan gagah berani, kyknya si gt,hehe. Purwokerto ini memiliki berbagai macam tempat wisata yang menarik, antara lain Baturraden, Curug Cipendok, Pemandian Kalibacin, Kendalisada, dan masih banyak yang lainnya. Selain itu, juga ada Unjedir Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman). Purwokerto juga memiliki banyak sekali peninggalan – peninggalan yang bersejarah. Untuk makanan khasnya, Purwokerto memiliki mendhoan. Inilah makanan favorit masayarakat semua kalangan, dari anak kecil ampe mbah2 kyknya ga akan pernah bosen makan makanan ini :mrgreen: . Selain itu jg ada gethuk goreng dan soto Sokaraja, yang unik2.

Purwokerto dan sekitarnya
Purwokerto dan sekitarnya

Purwokerto ini terletak di Jawa Tengah bagian barat,berbatasan dengan Kab. Tegal dan Pemalang di sebelah utara, Kab. Cilacap sebelah selatan, Kab. Brebes dan Cilacap sebelah barat, dan sebelah timur dengan Kab. Purbalingga dan Banjarnegara. Selain itu juga terletak di dekat Gunung Slamet.

Continue reading

Slamet Expedition

gunung slamet
gunung slamet

Sebenernya perjalanan ini waktu saya kelas 3 STM SMK (saya ga pernah SMA :D). Perjalanan ini sebenernya cuma iseng tapi ternyata sangat menyenangkan, walaupun capeknya minta ampoon. Karena gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah (3432 mdpl) alias tertinggi kedua di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru (3676 mdpl). Ekspedisi ini sangat spesial karena ekspedisi pertama saya setelah menjalani Pendidikan Dasar SAPUPALA (Sandhy Putra Pecinta Alam) di sekitar Baturraden. Gunung Slamet itu terletak di perbatasan beberapa kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Purbalingga, Banjarnegara, Brebes dan sebelah utara kota Purwokerto (ibukota Kab. Banyumas).

Ada 3 jalur utama untuk pendakian ke Gunung Slamet, yaitu lewat Guci, Baturraden dan Bambangan. Dari ketiga jalur itu yang merupakan jalur resmi dan paling mudah adalah Jalur Bambangan yang ada di Kab. Purbalingga.

Yang saya lewati adalah jalur Bambangan (nyari yg mudah aja) :D. Dimulai dari persiapan yang seadanya dan kurang (maklumlah anak kost), karena waktu itu saya dan ketiga temen saya (Akhmad Solekhudin, M Huda, Salahuddin)  cuma membawa beberapa buah roti dan beberapa botol air minum yang 1,5 liter ditambah peralatan buat bertahan hidup di atas nanti. + uang 50 ribu. Dari kosan di Jl. D I Panjaitan Purwokerto kami berangkat naik angkot ke SMA Yos Sudarso (rombongan yang akan saya domplengi 🙂 ). Dari SMA Yos kami naik truk ramai2 hingga ke Bambangan (Base Camp Pendakian). Nah, dai Bambangan ini segalanya dimulai. Biasanya di sana kita dikasih peta yang isinya pos2 dalam pendakian, biar ga kesasar nantinya. Continue reading