Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 2

Lanjutan dari kisah sebelumnya. Jadi setelah kami sampai di hotel, bagaimana caranya kami bisa numpang?

Di hotel itu untuk bisa naik lift dan masuk ke kamar harus pake kartu dengan kapasitas maksimal kamar 2 orang. Karena kami posisi bertiga maka kami masuk berdua dulu, satu nunggu di bawah. Setelah masuk kamar baru satu lagi jemput ke bawah buat berdua naik lift.

Dan ini diulangi juga ketika dua orang terakhir sampai hotel. Dan akhirnya satu kamar dipake buat berlima.

Langsung ngrampok air anget pula.

Astaghfirullah, penjahat banget ya? Maafkan kami, saat itu. hahaha.

Read more at arifsetiawan.com.

Advertisements

Perjalanan Singapura dan Malaysia Part 1

Perjalanan ini termasuk salah satu perjalanan yang cukup banyak dramanya si. Mulai dari berangkat sampai baliknya, haha. Di awalnya udah ricuh di group WhatsApp soal jadi enggaknya, pas pesen tiket dan penentuan itinerary hingga klimaksnya ketinggalan paspor di Bandung padahal berangkat dari Jakarta. Untung ada yang berangkat dari Bandung, ckck.

Selain perjalanan ke luar negeri pertama (saya), perjalanan ini juga termasuk dadakan dan cuma berempat, lanang kabeh, jan niat! :)) (WheKak Angsoph, Andit dan Saya).

Read more at arifsetiawan.com.

Inilah Sisi Lain Kemajuan Malaysia!

Artikel ini saya sunting dari blog ikhwanesia, sangat menarik sekali. Kapan ya negara kita ini bisa mengambil/mencontoh kultur yang bagus, terlepas dari semua persengketaan dengan negara tetangga kita ini?

Saya beberapa bulan ini berada di Malaysia dan Singapura dalam rangka mengadakan Pelatihan Roti (Baking Class) lintas negara atas undangan sejumlah pengusaha melayu muslim di 2 negara ini, dari hasil berdiskusi dengan mereka para pengusaha melayu muslim, saya mendapati beberapa fakta menarik tentang 2 negara ini yang tidak banyak di ketahui dan tidak sampai beritanya ke Indonesia. Semoga sharing ini bermanfaat.

Sisi lain dari Malaysia yang tidak banyak kita dengar dan ditutupi dari pemberitaaan media: Continue reading