Semarang Trip 2012

Melakukan sebuah perjalanan keluar dari kota hunian bisa dipastikan akan menjadi hal yang sangat menarik dan menyenangkan. Apalagi tujuan akhir dari perjalanan adalah untuk berpartisipasi di momen bahagia bagi salah satu teman terbaik kita.

Pada liburan 17 Mei 2012 kemarin, saya sempatkan untuk berkunjung ke Semarang, tepatnya di daerah sekitar Pedurungan untuk menghadiri resepsi pernikahan teman sekelas waktu di SMK Telkom Purwokerto, Aulia Ayudita.

Saya berangkat dari Bandung tanggal 16 malam menggunakan bus Bandung Express, berangkat dari Terminal Cicaheum sekitar pukul 20.30 dan turun di Bundaran Kalibanteng Semarang sekitar pukul 06.00, perjalanan ditempuh lebih lama dari biasanya karena long weekend dan agak macet. Kebetulan saya berangkat bareng Mas Pilar, teman di kampus yang rumahnya di Semarang juga. Untuk perjalanan ini saya membayar tarif bus Rp 80.000,-. Sesampainya di Semarang, saya disambut dengan pemandangan gunung Sindoro dan Sumbing yang terlihat dari jalur pantura, nice view😀. Setelah itu, saya singgah dahulu di rumah Mas Pilar, di daerah Rinjani, istirahat,  membersihkan badan dan baru berangkat menuju tempat resepsi pukul 11.00.

Resepsi dilaksanakan di Gedung Manunggal Jati Majapahit, dan di sanalah saya akhirnya bisa bertemu dengan teman-teman lama yang sudah tidak mudah lagi ditemui, yang sudah terpisah di berbagai kota dengan segala kesibukannya masing-masing. Senang sekali rasanya bagiku teman, bisa bertemu kembali dengan kalian🙂. Di tengah kesibukan yang setiap hari bergelut dengan source code dan teori-teori semi absurd di kelas, hehe.

Aulia’s Wedding

Kami mengikuti acara resepsi sampai selesai, setelah itu ada yang langsung pulang dan ada pula sebagian dari kami yang ingin jalan-jalan sebentar di Semarang. Saya tentunya ikut kelompok yang jalan-jalan, hehe.

Setelah mengantarkan Aris ke daerah Sukun untuk mencari transportasi ke arah Purworejo, kami akhirnya memutuskan untuk mampir ke Manggala Food Festival, dekat daerah Simpang Lima, Semarang. Saya memesan bulgogi dan es durian, makanan yang jarang saya nikmati.

At Manggala Food Festival with friends

Setelah itu, kami harus berpisah, karena sudah sore, kami harus kembali ke tempat masing-masing. Saya sendiri bareng Mas Pilar kembali ke rumahnya untuk packing dan mencari tiket bus untuk kembali ke Bandung, ceritanya saya batal balik ke Purworejo karena suatu hal. Untungnya, masih mendapat satu tiket bus malam Kramat Djati yang menuju Bandung.

Saya diantarkan sampai Terminal Mangkang Semarang, dan setelah menunggu hampir 2 jam, bus yang akan saya tumpangi baru menampakkan diri. Dan setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dan agak macet, akhirnya saya tiba di Terminal Cicaheum kembali. Untuk perjalanan ini saya harus membayar tarif Rp 85.000,-. Selanjutnya saya menggunakan angkot untuk sampai ke kosan di sekitar kampus IT Telkom.

Nah, mungkin itu sedikit cerita dari perjalanan kilat ke Semarang kemarin. Sekali lagi, selamat menempuh hidup baru buat Au’ ya, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah dan buat Mas Pilar terima kasih sudah mau menemani saya selama di Semarang😀. Semoga setelah perjumpaan  kita, bisa memberikan energi positif bagi kita untuk menjalani aktivitas masing-masing. Dan mengutip tweet dari ketua kelas :

Sampai jumpa kembali di lain kesempatan kawan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s